Rabu, Juli 29, 2026
Beranda blog Halaman 16

Muswil Perdana APPI Bengkulu Bahas Penguatan Organisasi dan Kemitraan Pers

CHANEL7. TV, Bengkulu – Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (DPW-APPI) Provinsi Bengkulu menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) perdana yang dilaksanakan di Hotel Cupli, Jalan Depati Payung Negara No.18, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum APPI, Aprin Taskan Yanto, S.E., M.Si., Sekretaris Jenderal APPI, Anjang Sumitro, serta perwakilan pengurus dan anggota dari kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu dengan mengusung tema “Wujudkan Pers dan Wartawan yang Independen, Profesional Berdasarkan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.”

Dalam arahannya, Ketua Umum APPI, Aprin Taskan Yanto, menyampaikan bahwa Muswil merupakan momentum penting bagi organisasi, bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk menghasilkan keputusan dan program terbaik demi kemajuan insan pers, khususnya di Provinsi Bengkulu.

“Kegiatan ini adalah momentum penting. Selain mempererat silaturahmi antar anggota yang ada di Bengkulu, kita juga harus mampu menghasilkan sesuatu yang baik demi kemajuan organisasi dan dunia pers,” ujar Aprin.

Aprin juga menyampaikan penghormatan kepada para senior di organisasi APPI, di antaranya Sukardi Kataren dari Kabupaten Rejang Lebong yang belum sempat hadir, serta tokoh pers dari Kabupaten Mukomuko yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa sejak awal berdirinya APPI, organisasi ini telah menghadapi berbagai tantangan dalam membangun dan merapikan organisasi pers. Menurutnya, insan pers dan pemilik media saat ini harus mampu berinovasi di tengah perkembangan dunia kewartawanan dan teknologi digital yang semakin maju.

Selain itu, Aprin menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah maupun kementerian agar keberadaan organisasi APPI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kita harus terus berupaya membangun organisasi sampai ke daerah-daerah dan menjalin kemitraan dengan pemerintah. Organisasi APPI harus mampu menjadi bagian dalam membangun republik ini menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Ketua Umum APPI juga menyebutkan bahwa sejumlah pemerintah daerah mulai memberikan dukungan terhadap program organisasi setelah melihat konsep dan materi yang disampaikan APPI dalam berbagai diskusi dan kegiatan.

Muswil APPI Bengkulu diharapkan mampu melahirkan kepengurusan dan program kerja yang lebih solid guna memperkuat profesionalisme wartawan serta meningkatkan peran media sebagai pilar keempat demokrasi di Provinsi Bengkulu.

Diketahui, dalam musyawarah wilayah tersebut, DPD dan DPW APPI Bengkulu turut menyampaikan berbagai program kerja di daerah masing-masing. Banyak kemajuan terkait visi dan misi organisasi, baik dalam administrasi, kedudukan organisasi di Kesbangpol, maupun program yang telah dilaksanakan.

“Alhamdulillah Muswil perdana ini berjalan dengan tertib dan dihadiri kurang lebih 70 persen keanggotaan yang ada di Provinsi Bengkulu walaupun dengan kondisi yang sederhana. Apresiasi setinggi-tingginya juga kita sampaikan kepada DPW yang telah menyelenggarakan Muswil perdana di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.

Reporter : RAMLI (Kalimantan Tengah)

Satreskrim Polres Barito Utara Bongkar Penimbunan Pertalite dan Solar Subsidi di Jl. Swakarya Teweh Baru

CHANEL7. TV, Muara Teweh – Jajaran Satreskrim Polres Barito Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah hukum Kabupaten Barito Utara.

Pada Kamis malam (14/05/2026) sekitar pukul 21.30 WIB, anggota Unit Tipidter, Unit Eksus, dan Opsnal Satreskrim Polres Barito Utara bergerak cepat melakukan pengecekan terhadap sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan sekaligus penimbunan BBM bersubsidi di Jalan Swakarya, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas menemukan puluhan jerigen berisi BBM subsidi jenis Pertalite dan Bio Solar yang disimpan di dalam rumah. Selain itu, aparat juga mengamankan berbagai barang bukti yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal tersebut.

Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 8 jerigen ukuran 35 liter berisi BBM subsidi jenis Pertalite, 1 jerigen ukuran 20 liter berisi Pertalite, 3 jerigen ukuran 35 liter berisi masing-masing 35 liter BBM subsidi jenis Bio Solar, dan 1 unit mobil pick up.

Dalam pengungkapan tersebut, Satreskrim Polres Barito Utara turut mengamankan seorang terduga pelaku berinisial JPN (43). Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Polres Barito Utara guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal sebagai saksi dan didukung alat bukti yang cukup, pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB dilakukan gelar perkara penetapan tersangka. Penyidik kemudian menetapkan JPN sebagai tersangka dan langsung melakukan penangkapan serta penahanan untuk kepentingan proses penyidikan.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat dan negara.

“Iptu Novendra menegaskan bahwa Polres Barito Utara tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun penimbunan BBM subsidi. Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Barito Utara dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran dan benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak,” ujarnya.

“Polres Barito Utara akan terus meningkatkan pengawasan serta penegakan hukum demi menjaga stabilitas distribusi BBM subsidi di wilayah Kabupaten Barito Utara,” tutupnya.

Bupati dan DPRD Barito Utara Hadiri Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan di Gedung KPK, Fokus Benahi Sistem Pengadaan, Hibah, dan Bansos Demi Cegah Korupsi

CHANEL7. TV, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan di Gedung KPK, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T., didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md., Ketua DPRD Barito Utara Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP., beberapa anggota DPRD, jajaran Sekda, serta kepala perangkat daerah lainnya.

Dalam kegiatan itu, dilakukan evaluasi sistem tata kelola pemerintahan, mulai dari urusan pengadaan barang, sinkronisasi perencanaan, hingga penyaluran hibah dan bantuan sosial yang dibahas secara terbuka dan menyeluruh.

Fokus perbaikan kali ini mencakup sinkronisasi pokok pikiran DPRD, teknis pengadaan langsung, optimalisasi e-purchasing, hingga penertiban tata kelola hibah dan bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.

Dengan dukungan penuh dari Ketua dan Anggota DPRD serta jajaran kepala perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis pembenahan di sektor-sektor krusial tersebut akan meningkatkan kepercayaan publik.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa mengakui kekurangan merupakan kunci untuk melakukan perbaikan sistem yang lebih kuat di masa depan.

“Kita ingin memastikan sistem MCSP berjalan maksimal agar setiap program pembangunan tepat sasaran. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal dan membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas,” tutur beliau.

Langkah proaktif ini diharapkan mampu meminimalisir potensi penyimpangan dan memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Barito Utara.

Mari kita dukung terus semangat pembenahan ini demi mewujudkan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang berkeadilan dan bebas dari korupsi.

Reporter : RAMLI (Kalimantan Tengah)

Sambut Iduladha, DPRD Legislator PKB Barito Utara Tekankan Semangat Berkurban dan Kerukunan Saat Iduladha

CHANEL7. TV, Muara Teweh – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026, Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), H. Al Hadi, S.Pd.I., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Barito Utara, Kamis 14/05/2026, (Kalimantan Tengah).

Ia berharap momentum Hari Raya Kurban dapat menjadi penguat solidaritas sosial sekaligus mempererat persatuan masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga semangat berkurban menumbuhkan kepedulian, keikhlasan, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar H. Al Hadi.

Legislator DPRD Barito Utara tersebut juga mengimbau masyarakat agar menjaga suasana yang aman, nyaman, dan kondusif sejak menjelang hingga usai perayaan Idul Adha.

Ia menekankan pentingnya ketertiban dalam pelaksanaan ibadah kurban, mulai dari distribusi hewan, proses penyembelihan, hingga penyaluran daging kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Jadikan hari raya ini sebagai momentum berbagi dan mempererat silaturahmi. Jangan biarkan persoalan kecil mengganggu kekhidmatan ibadah kita,” tegasnya.

Selain itu, H. Al Hadi, S.Pd.I., juga mengingatkan agar pelaksanaan kurban memenuhi ketentuan syariat serta memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan hewan.

Ia mendorong adanya koordinasi antara panitia kurban, pemerintah desa dan kelurahan, serta petugas kesehatan hewan agar proses penyembelihan berjalan baik dan daging kurban aman dikonsumsi.

“Idul Adha mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama. Pastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar merasakan manfaatnya. Itulah esensi berkurban yang sesungguhnya,” katanya.

Menjelang hari besar keagamaan tersebut, H. Al Hadi turut mengajak masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi provokatif yang dapat mengganggu ketertiban dan persatuan.

“Barito Utara sudah terbiasa hidup rukun dalam keberagaman. Mari kita jaga modal sosial ini dan jangan memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah persaudaraan,” imbaunya.

Menutup pesannya, H. Al Hadi berharap Idul Adha 1447 H menjadi momentum refleksi diri sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

“Mari kita sambut hari raya dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Selamat merayakan Idul Adha 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Kabupaten Barito Utara senantiasa aman, harmonis, humanis, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Reporter : RAMLI (Kalimantan Tengah)

Heboh…!!! Masyarakat Bertanya, Seperti Apa Mekanisme Pengelolaan dan Penjualan Buah Tandan Hasil Sitaan PKH oleh Agrinas.

CHANEL7.TV, BARITO UTARA – Setelah PKH melakukan penyitaan lahan sawit eks PT AGU di Barito Utara seluas 4.175,66 hektar, banyak timbul perbincangan di tengah-tengah masyarakat terkait besaran denda yang dikenakan terhadap perusahaan berikut kinerja Agrinas setelah diserahkan.

Hasil penjualan panen dinilai tidak transparan. Pemanenan buah sawit diserahkan kepada koperasi, namun tidak ada audit terhadap hasil panen tersebut.

Sehingga masyarakat mempertanyakan siapa yang mengawasi kinerja dari Agrinas. Besaran hasil buah tandan setiap bulan tidak ada yang tahu, sahut salah satu warga Barito Utara.

Sejumlah LSM menyoroti hal tersebut. Salah satunya Sekjen Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi, Holan P. Silaen, S.H., meminta KPK agar ikut melakukan pengawasan kepada seluruh lahan hasil sitaan PKH.

Karena ini adalah lahan basah dan uang besar. Jangan sampai hasil sitaan disita lagi, maksudnya dikorupsi lagi, sahut Silaen.

Satgas PKH Sita Lahan Sawit Ribuan Hektar di Barito Utara Serahkan ke Agrinas Disorot

CHANEL7.TV, BARITO UTARA – Seluas 4.175,66 hektar lahan sawit masuk kawasan hutan di Desa Sikan, Desa Montallat, dan Pandran eks PT Antang Ganda Utama di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Diduga Agrinas tidak bekerja dengan baik. Pekerjaan panen diserahkan kepada beberapa koperasi yang tidak memiliki legalitas alias bodong. Proses pemanenan dan penjualan buah oleh pihak koperasi diduga banyak masalah dan tidak transparan.

Kalau permasalahan ini dibiarkan dan tidak segera diatasi, akan menimbulkan ajang korupsi yang sangat luar biasa. Bagaimana sistem pengelolaan dan manajemen PT Agrinas terkait pertanggungjawaban hasil penjualan buah sawit tersebut.

Masyarakat butuh transparansi dan keterbukaan agar tidak menjadi preseden buruk bagi Agrinas ke depannya.

Dampak Pemberitaan Pencemaran Lingkungan. Pemilik Pabrik Baterai Arogan, Rusak Kenderaan Wartawan saat konfirmasi

CHANEL7.TV, DELI SERDANG – Sebuah Pabrik baterai yang beralamat di Jalan Sidomulio, Desa Sei Rotan, Gang Buntu, Dusun VII, Kecamatan Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kini menjadi sorotan tajam. Perusahaan ini diduga kuat melakukan pencemaran lingkungan yang meresahkan warga sekitar, dan kasus kian memanas setelah tim media yang hendak melakukan konfirmasi justru mengalami peristiwa tidak menyenangkan: kendaraannya dirusak, sementara pihak pabrik menutup diri dan bungkam seribu bahasa.

Kejadian bermula pada Selasa, 6 Mei 2026, saat tim media menerima banyak laporan dari warga setempat. Warga mengaku telah melakukan aksi demonstrasi untuk memprotes dampak limbah dan polusi yang diduga berasal dari aktivitas pabrik tersebut, yang dinilai merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan serta kenyamanan hidup warga.

Menindaklanjuti laporan itu, tim media langsung mendatangi lokasi dan berusaha mengonfirmasi kepada pihak perusahaan. Melalui perwakilannya yang berinisial Z, pihak pabrik justru berkelit dan tidak memberikan jawaban jelas. “Terkait perizinan, silakan langsung tanyakan kepada pihak terkait atau Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang saja,” ucap Z saat itu.

Tak puas dengan jawaban tersebut, tim media mendatangi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Deli Serdang pada hari yang sama. Pejabat DLHK, Ramot Sipayung, menyatakan akan menelusuri masalah tersebut. “Terkait perizinan, coba saya koordinasikan dengan pimpinan. Namun hal ini pasti akan kami telusuri lebih lanjut,” ungkapnya.

Situasi berubah pada Kamis, 8 Mei 2026, sekitar pukul 10.47 WIB. Pihak perusahaan kembali menghubungi tim media lewat perantara Irwansyah. Perwakilan Z menyampaikan undangan resmi, “Pak, bisa ke pabrik kami? Pimpinan ingin bertemu untuk memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dan perizinan yang sempat ditanyakan.” Tim media pun menyanggupi dan sepakat bertemu usai salat Jumat.

Sekitar pukul 15.30 WIB, tim tiba di lokasi dan disambut ramah oleh Z. “Duduk dulu, Bang. Sabar ya, pimpinan masih di jalan. Minum dulu sambil menunggu,” ujarnya. Namun, sekitar 35 menit berlalu, Z berpamitan meninggalkan ruangan dengan alasan dipanggil pimpinan, sembari meyakinkan tim media agar tetap menunggu karena kondisinya aman.

Merasa ada kejanggalan karena dibiarkan terlalu lama tanpa kejelasan, tim media memutuskan untuk meninggalkan lokasi. Namun, saat hendak berangkat, mereka terkejut menemukan kendaraan roda dua yang dikendarai dalam kondisi rusak parah. Ban depan dan belakang terlihat kempes sengaja, kabel rem depan terputus, begitu juga dengan kabel tali gas, sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa dinyalakan atau dikendarai.

Karena tidak mungkin berjalan, tim media terpaksa mendorong kendaraan tersebut ke bengkel terdekat untuk diperbaiki. Setelah kendaraan bisa dipakai kembali, tim kembali ke lokasi pabrik guna menuntaskan konfirmasi sekaligus menanyakan kerusakan kendaraan. Namun, kondisi berubah total: gerbang pabrik sudah tertutup rapat dan terkunci. Bangunan yang diduga milik pemilik pabrik di sekitar lokasi juga tampak ditutup secara mendadak dan sepi aktivitas.

Malam harinya, sekitar pukul 20.30 WIB, kejadian ini dilaporkan ke pihak berwajib. Tak lama kemudian, personel Polsek Percut Sei Tuan segera bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamatan, pengumpulan data, dan penyelidikan awal terkait tindak perusakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan atau penjelasan resmi apa pun dari manajemen perusahaan terkait dua isu besar sekaligus: dugaan pencemaran lingkungan yang didemo warga, maupun insiden perusakan kendaraan milik awak media. Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan berjanji akan mengusut tuntas siapa pelakunya serta apa motif di balik kejadian tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan tanggapan dari semua pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin dan Wakil Hadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri di Balikpapan.

CHANEL7. TV, BALIKPAPAN – Perkuat Daya Saing Daerah, Bupati Barito Utara Hadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri di Balikpapan, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan jajaran perangkat lainnya menghadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri yang diselenggarakan di Platinum Hotel, Balikpapan, Selasa (05/05/2026).

Forum yang dihadiri oleh kepala daerah se-Kalimantan Tengah ini difokuskan pada penguatan sinergi strategis dalam menjawab tantangan nasional, mulai dari penurunan angka pengangguran hingga creative financing.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam arahannya menekankan bahwa tantangan geopolitik saat ini berdampak langsung pada stabilitas harga BBM dan pangan di daerah. Ia mendorong para kepala daerah untuk mengedepankan kerja sama sektoral yang lebih fleksibel dibandingkan sekadar pendekatan kelembagaan formal agar program bantuan pemerintah dapat lebih cepat sampai ke tangan masyarakat.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyatakan kesiapannya untuk mengakselerasi program-program prioritas di daerah melalui kolaborasi lintas sektor yang lebih taktis. Langkah ini dinilai selaras dengan target daerah dalam menekan angka stunting dan mengendalikan inflasi secara berkelanjutan.

Reporter : RAMLI (Kalimantan Tengah)

Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Dr. H. Tajeri, S.E., M.M., S.H., MH Angkat Bicara

CHANEL7.TV, BARITO UTARA Terkait perizinan PT. Sapalar Yasa Kartika (PT. SYK) yang diduga ilegal, masyarakat berhak mempertanyakan keabsahannya. Keberadaan perusahaan tersebut menjadi polemik saat ini di Barito Utara. Dikhawatirkan HGU perusahaan merambah ke dalam kawasan hutan, sehingga menimbulkan kerugian negara dan masyarakat sekitar.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) ikut terlibat di dalamnya dan mengetahui apakah perusahaan tersebut merambah atau tidak, sahut H. Tajeri. Barito Utara bebas berinvestasi asalkan sesuai dan patuh terhadap aturan dan undang-undang, sahutnya kembali.

Selama ini PT. SYK meresahkan warga sekitar, merambah dan membabat hingga ke lahan kebun karet masyarakat dengan alasan GPS error. Padahal sekarang diketahui izin mereka diduga ilegal. Di mana keberadaan aparat terkait sehingga luput dari pengawasan? Ada semacam pembiaran dan tutup mata.

Setelah perkumpulan masyarakat adat dan Ormas IBMT FORWASBRA Barito Utara bergerak, muncul statement bahwa perizinan perusahaan tersebut diduga ilegal. Mereka meminta dilakukan penyelidikan terhadap lahan seluas 9.891 hektare yang menjadi bahan pertanyaan agar segera dituntaskan, sahut Ketua Ormas Gusti Mulyadi, SE.

Reporter : RAMLI (Kalimantan Tengah)

Harmonisasi Aparat Penegak Hukum di Barito Utara Diperkuat Lewat Ramah Tamah Kajari Baru

CHANEL7. TV, Muara Teweh – Harmonisasi antar-aparat penegak hukum di Kabupaten Barito Utara terus diperkuat demi menjamin kelancaran sistem peradilan pidana yang terpadu. Hal tersebut disampaikan saat acara ramah tamah bersama Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, dan unsur Forkopimda Barito Utara usai penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara di Aula Kejaksaan Negeri Barito Utara, Jumat 08/05/2026, (Kalimantan Tengah).

Perwakilan jajaran struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, Kasi Binadik Giatja Agustinus Siagian, menghadiri acara penyambutan sekaligus ramah tamah Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara yang baru, R. Firmansyah, S.H.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barito Utara.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi antar-lembaga guna memastikan setiap proses hukum, mulai dari penuntutan hingga pelaksanaan pembinaan di Lapas, berjalan selaras dan profesional.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Kajari Barito Utara yang baru, R. Firmansyah, S.H. Ia menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara Lapas dan Kejaksaan menjadi kunci dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun warga binaan.

“Selamat datang kepada Bapak Kajari Barito Utara yang baru. Kami di Lapas Muara Teweh siap melanjutkan koordinasi yang solid, terutama dalam hal administrasi penahanan dan pelaksanaan putusan pengadilan. Sinergi yang baik di tingkat pimpinan daerah akan berdampak langsung pada pelayanan hukum yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel di wilayah Barito Utara,” ujar Halasson Sinaga secara terpisah.

Sementara itu, dalam sambutannya di hadapan unsur Forkopimda, Kajari Barito Utara yang baru, R. Firmansyah, S.H., mengapresiasi sambutan hangat dari seluruh instansi mitra kerja. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka dan siap berkolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban hukum di wilayah Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Acara ramah tamah tersebut diakhiri dengan diskusi ringan dan foto bersama sebagai wujud nyata soliditas para pemangku kepentingan di Kabupaten Barito Utara. Dengan terjaganya silaturahmi ini, Lapas Muara Teweh optimistis tantangan penegakan hukum ke depan dapat dihadapi melalui kerja sama tim yang kompak dan berintegritas.

Reporter : RAMLI (Kalimantan Tengah)

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe