Rabu, Agustus 5, 2026
Beranda blog Halaman 57

Perangi Social Engineering, BRI Kembali Imbau Jangan Klik Link & Install Aplikasi Tak Jelas

CHANEL7.TV, JAKARTA – Di balik sisi positif perkembangan era digital, terdapat risiko kejahatan berbasis digital yang dapat menyasar siapa saja. Masyarakat saat ini mulai ramai memgalami social engineering (Soceng) yang merupakan rekayasa sosial atau teknik manipulasi untuk mendapatkan akses informasi pribadi yang bersifat rahasia (data transaksi, seperti user, password dompet digital bahkan aplikasi mobile banking) oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga transaksi perbankan dapat dilakukan oleh fraudster.

Beragam modus kejahatan soceng dilakukan oleh pelaku kejahatan, beberapa yang paling marak adalah pelaku menggunakan nomor tak dikenal membagikan link atau file APK yang menyerupai undangan pernikahan atau dokumen pengiriman barang (ekspedisi) melalui aplikasi chat seperti whatsapp dan SMS. Sehingga nasabah tertarik untuk meng-klik link dan membocorkan data transaksi yang bersifat rahasia dan bahkan meng-install aplikasi bodong (berformat APK) sehingga data diambil oleh fraudster.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia terus berupaya memerangi berbagai kejahatan perbankan, termasuk soceng demi keamanan dan kenyamanan nasabahnya.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi kembali mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai modus tindak kejahatan social engineering. “Nasabah juga diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data transaksi perbankan kepada pihak mana pun, termasuk kepada pihak yang mengatasnamakan BRI. Selain itu, nasabah juga diminta tidak meng-klik link dan meng-install file APK dari sumber-sumber yang tidak dapat dipastikan kebenarannya”, kata Hendy.

Dengan selalu menjaga kerahasiaan data perbankan, serta dengan tetap berhati-hati dalam menerima pesan yang ada, berbagai modus penipuan soceng akan mudah untuk dihindari. BRI akan selalu mengedukasi serta mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada akan modus penipuan baru soceng. Adapun cara mengantisipasi berbagai modus tersebut antara lain:

  1. Waspada saat ada pesan dari nomor tak dikenal mencantumkan link/file berformat APK.
  2. Kenali file yang disertai pengumuman/pemberitahuan berupa ancaman dan membuatmu panik, resah, atau takut.
  3. Tidak asal klik link/file yang dikirimkan.
  4. Jika sudah terklik dan install file tersebut, cepat matikan koneksi data selular dan WIFI pada perangkat.
  5. Bersihkan data dan cache aplikasi tersebut.
  6. Uninstall aplikasi tersebut.
  7. Ubah username, PIN dan password mobile banking termasuk email
  8. Lebih aman untuk dilakukan reset handphone ke factory mode atau mode pabrik
  9. Hubungi Contact BRI di nomor 1500017 untuk melakukan pelaporan atas indikasi modus penipuan yang terjadi.

Viral Oknum Polisi Aniaya 2 Remaja Hingga terluka di bagian Telinga

CHANEL7.TV, GROBONGANBeredar video seorang pria diketahui oknum polisi tengah menganiaya dua remaja dengan cara memaksa mendengar suara knalpot motor.

Pria tersebut ialah Aipda AS, Bhabinkamtibmas yang bertugas di kompleks pertokoan di Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Berdasarkan rekaman CCTV, Aipda AS yang mengenakan kaus merah tampak memarahi dua pemuda.

Bukan hanya memarahi, Aipda AS juga menganiaya dua pemuda itu.

Bahkan, seorang korban juga dipaksa jongkok di samping motor menyala yang terparkir.

Kepala dan leher korban kemudian ditindih, kemudian telinganya didekatkan dengan knalpot yang digas berkali-kali.

Akibatnya, dua korban mengalami luka di tubuhnya.

Tanggapan Kades

Terkait video viral itu, Kades Kemadohbatur Ignatius Gebyar Adi Winarno memberikan penjelasan.

Menurutnya, aksi penganiayaan Aipda AS berlangsung pada Sabtu (16/9/2023) sore di sebuah bengkel motor, kompleks pertokoan Desa Kemadohbatur.

Dua remaja yang dianiaya Aipda AS, adalah RK (20) buruh bengkel dan FR (17) pelajar SMA.

“Aipda AS anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tawangharjo dan dua remaja yang dihajarnya merupakan warga Kecamatan Tawangharjo,” kata Adi.

Kronologi

Kejadian itu terjadi lantaran Aipda AS disebut emosi dengan aktivitas perbengkelan di salah satu ruko di samping ruko yang disewanya.

Saat itu RK memperbaiki motor pelanggan ditemani FR.

“Kemungkinan saat menyervis motor, knalpot dibleyer-bleyer hingga memicu kemarahan Aipda AS,” tutur Adi.

Dijelaskan Adi, keluarga korban yang tidak terima dengan ulah Aipda AS berencana menempuh jalur hukum.

“Kedua remaja luka-luka, sudah visum dan lapor Polres Grobogan. Yang bersangkutan memang sering bikin ulah, arogansi dan main pukul orang,” jelas Adi.

Wakapolres Grobogan Kompol Gali Atmajaya mengatakan kasus dugaan penganiayaan dua remaja yang melibatkan anggotanya tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

“Masih didalami,” kata Gali.

Dukung Perekonomian Rakyat, BRI Group Berdayakan Segmen Ultra Mikro & Bangun Sharing Economy AgenBRILink

CHANEL7.TV, JAKARTA – Sebagai salah satu BUMN yang juga terus melaksanakan perannya sebagai agen pembangunan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI tidak hanya fokus untuk bertumbuh secara berkelanjutan, namun juga terus mengembangkan, serta membangun pola bisnis yang mendukung perekonomian rakyat.

Upaya mendorong pertumbuhan perekonomian grass roots secara konkret tersebut diantaranya adalah dengan adanya Holding Ultra Mikro (UMi) yang membuka akses layanan keuangan ke segmen mikro dan ultra mikro, serta konsep economic sharing AgenBRILink yang telah memberikan lapangan pekerjaan kepada lebih dari 666 ribu agen.

Keberhasilan BRI dalam mendukung perekonomian rakyat terlihat dari kinerja positif Holding Ultra Mikro (UMi) yang kehadirannya diinisiasi Kementerian BUMN sejak dua tahun lalu. Di mana BRI menjadi induk dan melibatkan dua entitas lain yaitu PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan perkembangan terbaru penyelenggaraan Holding UMi yang telah berhasil memberikan pelayanan dan mengintegrasikan puluhan juta nasabah peminjam di segmen UMi dan bahkan ratusan juta nasabah simpanan mikro, yang tersebar di berbagai tempat di seluruh Indonesia.

“Sampai Juni 2023, Holding UMi telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 36 juta nasabah pinjaman atau debitur, dan 162 juta nasabah simpanan mikro. Dan itu didukung oleh 1.013 unit kantor co-location (SENYUM/Sentra Layanan Ultra Mikro) yang dipakai bersama,” ujar Sunarso

Kinerja tersebut pun diiringi langkah strategis BRI yang semakin mengedepankan aspek pemberdayaan. Selain itu. ujung tombak Holding UMi tersebut menurut Sunarso dilengkapi dengan teknologi untuk semakin memperkuat business process. Dengan demikian, menurut Sunarso, akan lebih memudahkan akselerasi pelaku usaha untuk naik kelas melalui ekosistem ultra mikro. Capaian kinerja tersebut menurutnya membuktikan akses layanan jasa keuangan yang lebih mudah bagi para pelaku usaha di segmen terkecil, yang selama ini kesulitan mengakses permodalan.

Di samping itu, kehadiran agen laku pandai milik BRI (AgenBRILink) juga mampu menjawab karakteristik nasabah di tataran ekonomi akar rumput. Di mana masih banyak nasabah yang lebih senang bertransaksi perbankan lewat agen.

Hingga paruh pertama 2023 jumlah AgenBRILink sudah mencapai 666.038 agen yang tersebar di 59.205 desa atau meng-cover lebih dari 80% dari total desa di Indonesia. Angka tersebut bertumbuh sekitar 16,9% secara tahunan (year on year/yoy). Dengan jumlah agen yang sangat banyak dan tersebar tersebut, hingga akhir Juni 2023 BRI mampu membukukan nilai transaksi sekitar Rp675,8 triliun.

Pada tahun-tahun sebelumnya, menurut Sunarso, dalam kurun waktu satu tahun penuh AgenBRILink mampu mencatatkan nilai transaksi di kisaran Rp1.300 triliun-Rp1.400 triliun. “AgenBRILink kami setahun volume transaksinya jauh melebihi fintech. Hal ini adalah bukti bahwa masyarakat kita ternyata masih banyak yang senang bertransaksi melalui agen,” lanjutnya.

Yang menarik dari kinerja AgenBRILink adalah terjadi sharing economy. Fee yang diperoleh BRI melalui kinerja AgenBRILink dalam enam bulan pertama tahun ini mencapai sekitar Rp728,6 miliar. Dengan demikian, Sunarso menyebut fee yang diterima agen lebih besar sekitar 2 atau bahkan 3 kali.

“Ini benar-benar real sharing economy. Jika BRI 6 bulan menerima fee dari AgenBRILink sekitar Rp728,6miliar, maka yang diterima oleh agen secara total diperkirakan tidak kurang dari Rp2 triliun,” ujarnya.

Digitalisasi Jadi Kunci BRI Layani Semua Lapisan Masyarakat

CHANEL7.TV, JAKARTA – Perubahan pola masyarakat dalam bertransaksi dan menikmati layanan perbankan menjadi salah satu hal yang tak terpisahkan dari transformasi digital. Kendati demikian, tak dapat dimungkiri belum semua segmen tersentuh atau melek akan literasi digital. Untuk itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI senantiasa menyediakan cara agar seluruh segmen nasabah bisa mendapatkan akses layanan perbankan.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa perseroan terus berupaya membawa efisiensi dalam operasional BRI dengan strategi digitalisasi. BRI saat ini menerapkan konsep hybrid bank, memastikan masyarakat yang belum terlalu familiar terhadap digitalisasi bisa tetap terlayani.

“Dan ternyata kita punya riset, kita punya survei, bahwa masyarakat micro finance di Indonesia itu, pertama mereka sudah paham dengan alat-alat digital, dengan gadgetnya, tapi mereka kurang paham dengan produk keuangan digital,” ujarnya.

Oleh karena itu, kemampuan BRI untuk menyediakan layanan melalui digital dikombinasikan dari digital dan manual yang disebut hybrid. Adapun contoh hybrid bank strategy yang paling sederhana adalah AgenBRILink. Agen ini mampu menjawab karakteristik nasabah mikro. AgenBRILink sendiri memiliki peranan yang sangat penting dalam roda perekonomian serta kehidupan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, AgenBRILink selalu siap melayani kebutuhan masyarakat sekalipun dalam periode hari libur. Hadirnya AgenBRILink juga dapat memudahkan aktivitas kehidupan masyarakat Indonesia melalui fitur-fitur yang sudah disediakan. Fitur-fitur yang dapat dinikmati seperti, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, serta transaksi lainnya.

Saat ini, BRI telah memiliki 666 ribu AgenBRILink yang tersebar di lebih dari 59 ribu desa. Jumlah tersebut tercatat telah mengcover 80% dari total desa di Indonesia. Adapun volume transaksi AgenBRILink selama Januari – Juni 2023 telah mencapai sebesar Rp675,8 triliun. Apabila dihitung setiap tahun, AgenBRILink telah menghasilkan nilai transaksi kurang lebih Rp1.300 triliun. Dari transaksi tersebut dihasilkan fee based income sebesar Rp 1,4 triliun setiap tahunnya, dan agen sendiri dapat menerima 2 hingga 3 kali lipat fee based income sebagai sharing fee.

Tak hanya itu, salah satu implementasi layanan digital juga dibuktikan melalui super apps BRImo. Tercatat, user BRImo saat ini mencapai 27,8 juta dengan nilai transaksi tumbuh 76,3%. Artinya transaksi lewat BRImo sudah mencapai nominal Rp1.896 triliun. Dengan lebih dari 100 fitur di dalamnya, super apps ini diharapkan dapat semakin memudahkan masyarakat.

Beasiswa BRI 2023 untuk Mahasiswa, Cek Syaratnya!

CHANEL7.TV, JAKARTABRI kembali membuka BRILiaN Scholarship Program (BSP) untuk para mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa penuh. Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan dalam biaya pendidikan, tetapi benefit yang diberikan juga termasuk uang saku bulanan, fasilitas laptop (Macbook Air), biaya bantuan skripsi, bahkan diikutsertakan dalam program-program menarik dari BRI seperti, Company Visit dan BRILiaN Bootcamp Training.

Selain itu, penerima beasiswa nantinya juga mendapatkan kesempatan untuk magang secara langsung di kantor BRI. Puncaknya, penerima beasiswa akan secara otomatis diikutsertakan untuk berkarier melalui program management trainee di BRI, yakni BRILiaN Future Leader Program (BFLP). BSP sendiri merupakan program yang tidak hanya memberikan beasiswa penuh, namun juga merupakan program early recruitment calon pekerja BRI.

Terkait dengan hal tersebut Direktur Human Capital BRI Agus Winardono mengatakan, perseroan secara terbuka menerima mahasiswa yang ingin menimba ilmu dan pengalaman. “Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman di dunia kerja dari salah satu BUMN terbesar, yaitu BRI. Program ini memberikan banyak manfaat, termasuk penguatan relasi dan koneksi”, jelas Agus.

Adapun persyaratan kriteria yang dibutuhkan diantaranya adalah mahasiswa aktif yang sedang menempuh pendidikan S1 di Semester 5-7, memiliki IPK minimal 3,25 dari skala 4,00 dan mampu mempertahankan sampai dengan akhir perkuliahan.

Selain itu, peserta juga bersedia menandatangani Surat Perjanjian dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai peserta BRILiaN Future Leader Program (BFLP) ketika dinyatakan lulus kuliah dan mengumpulkan Ide Inovasi dengan tema “Financial Services for Generation Z” di tahapan selanjutnya.

Untuk mahasiswa yang tengah menempuh bidang studi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Aktuaria, Hukum, Psikologi, Teknologi Pertanian, Pertanian, Perikanan, Agribisnis, Peternakan, Kehutanan, Fisipol (khusus jurusan Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Administrasi Fiskal, Administrasi Niaga, dan Administrasi Negara), Fakultas MIPA (Khusus untuk jurusan Matematika, Statistika, dan Fisika) dapat mendaftar pada BSP General.

Sementara itu, mahasiswa dengan bidang studi Teknik Informatika, Teknik Elektro, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Teknik Jaringan, Teknik Komputer, Matematika dan Statistika dapat mendaftar pada BSP IT.

Sementara itu, tahapan seleksi BSP antara lain meliputi seleksi administrasi, tes kemampuan dasar dan culture fit test, psikotes dan english test, kemudian dilanjutkan ke tahap interview, collaboration test, dan background check, hingga yang terakhir adalah tahap medical check up.

BSP akan memupuk dan membekali pesertanya menjadi pemimpin BRI di masa depan. Pendaftaran BRILiaN Scholarship Program akan ditutup pada tanggal 14 Oktober 2023.  BRILiaN Scholarship Program tidak memungut biaya mulai dari awal hingga akhir program. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui LinkedIn Page Resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di https://bbri.id/scholarship2023 dan instagram @lifeatBRI.

Sunarso, Dirut BRI Beberkan Alasan Mengapa Tidak Terburu-Buru Beralih Fully Digital Banking

CHANEL7.TV, JAKARTA — Transformasi digital yang saat ini tengah sukses dijalankan oleh PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tidak lantas membuat perseroan terburu-buru mengubah model operasional dan bisnisnya menjadi fully digital.

Hal tersebut dipaparkan oleh Direktur Utama BRI Sunarso saat media gathering di BRILian Stadium, Jakarta (12/9). Pilihan BRI untuk tidak beralih menjadi fully digital tak lepas karena kondisi masyarakat Indonesia yang sebagian besar masih senang bertransaksi menggunakan uang tunai. “Bila memang masyarakatnya belum fully digital, ya kita gak bisa mendigitalkan. Maka itu, bila kita fully digital-kan, gak akan jalan,” imbuh Sunarso.

Sunarso pun memberikan bukti bahwa masyarakat masih senang bertransaksi menggunakan uang tunai. “AgenBRILink kita setahun volume transaksinya mencapai Rp1.300-1.400 triliun. Hal ini adalah bukti bahwa masyarakat kita masih banyak yang senang bertransaksi pakai cash dan kemudian lewat agen. Kalau kita fully digital-kan semua, terus mereka siapa yang layani?”, ungkapnya.

Perseroan pun telah memiliki strategi untuk menyasar masyarakat yang masih gemar bertransaksi secara tunai, namun di sisi lain juga dapat terus melayani masyarakat yang sudah gemar bertransaksi secara digital.

“Apa yang kita kerjakan sekarang, itulah yang kita sebut Hybrid Bank Strategy. Dan Hybrid Bank Strategy itu yang paling sederhana adalah agen. Karena agen (BRILink) itu untuk menjawab karakteristik nasabah mikro. Mereka ternyata lebih senang berbank lewat agen daripada langsung datang ke bank,” jelas Sunarso.

Di sisi lain, BRI juga terus memperkuat aplikasi digital banking yang disebut BRImo. “BRImo sekarang user-nya mencapai 27,8 juta, dan nilai transaksi BRImo sekarang sudah tumbuh 76,3%. Artinya transaksi lewat BRImo itu sudah mencapai Rp1.896 triliun. BRImo bisa kita pakai untuk apa saja. Mulai dari bangun tidur sampe tidur di malam hari. Kebutuhan transaksi bisa dilayani pakai BRImo dengan lebih dari 100 fitur di dalamnya,” imbuhnya.

Craftote: Gallery & Coffee di Kriyanusa 2023, UMKM Binaan BRI Ramah Lingkungan dengan Kualitas Ekspor

CHANEL7.TV, JAKARTA – “Di awal berbisnis tak ada kepikiran untuk menjadi UMKM, tapi setelah ditantang pihak BRI, saya beranikan diri hingga akhirnya produk ini bisa diekspor,” singkat cerita dari seorang pelaku UMKM binaan BRI, Tio Siujinata. Dengan bangga dia memajangkan hasil kerajinan tangannya di Pameran Kriyanusa 2023 pada 13 – 17 September 2023 di Jakarta Convention Center (JCC).

Dengan nama usaha Craftote: Gallery & Coffee, Tio bersama tiga UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan menampilkan karya menarik di booth BRI pada ajang yang digelar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tersebut. Tio menampilkan produk peralatan rumah tangga dengan konsep ramah lingkungan yang terbuat dari anyaman bambu dan kayu.

Tak hanya itu, pria yang telah merintis bisnis sejak 2021 lalu itu menyebut kerajinan tangannya merupakan usaha terpadu, sebab dia juga memamerkan produknya pada Coffee shop yang telah dirintis di tahun yang sama. Beberapa bulan bisnis berjalan, coffee shop miliknya didatangi pihak BRI.

“Dia kasih tantangan agar café saya bersedia dibina melalui Rumah BUMN BRI. Awalnya saya ragu, tapi katanya hanya bermodal konsisten saja dengan produk, dari situ kita siap,” ucapnya.

Singkat cerita, Tio merasa bersyukur dengan kesempatan itu, sebab di Rumah BUMN, dia mendapatkan pelatihan dan pengetahuan bisnis yang tak disangka sebelumnya. Tio berkata, di awal merintis usaha dia sebatas mengetahui bahwa bisnis hanya persoalan membuat (produksi), menjual, dan mendapatkan untung (profit). Namun setelah mendapatkan pembinaan, dia menjadi paham hal-hal fundamental agar bisnis bertahan dan berkembang untuk jangka panjang.

“Di situ kita diajarin bagaimana branding, marketing, keuangan, bahkan pinjaman juga. Saya jadi terbuka, tadinya saya berpikir untuk bisnis pada umumnya, tetapi kita enggak mengerti ternyata ada business matching, ada incubator, kita ditemukan dengan sesama pelaku usaha, bagaimana treatment karyawan, bagaimana menggunakan media digital untuk sarana promosi,” lanjutnya.

Dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan yang semakin mumpuni, Tio pun menciptakan produk yang menarik perhatian seorang distributor dengan target pembeli internasional. Tio menunjuk sebuah lampu ruangan setinggi pinggang orang dewasa, dengan diameter 4 – 5 cm. Hal menarik dari lampu itu ialah balutan kayu melingkar yang menutupinya.

“Itu sebabnya saya beranikan diri untuk (ke pasar) ekspor, walaupun bukan saya yang ekspor tapi buyer bawa (jual) keluar (negeri). Contohnya lampu ini, yang desain bukan saya, tapi di coffee shop, ada yang datang coret-coret desain, dia tanya bisa buat ini enggak, saya bilang bisa! Akhirnya pas jadi, dia beli 10 buah dibawa ke Jepang, dan sekarang dia beli terus dengan jumlah lebih banyak” lanjutnya.

Bersanding dengan Tio dalam pameran tersebut, ada Lion Keramik Industri dengan produk peralatan rumah berbahan dasar keramik dan Lampu Runa dengan produk lampu dengan desain kreatif dan ramah lingkungan. Satu lagi yang menarik adalah Maja Watch dengan produk jam tangan unik ramah lingkungan.

Pemilik usaha Maja Watch, Justisia (37 tahun) juga menceritakan manfaat besar yang didapat setelah mengikuti pelatihan dan pembinaan di Rumah BUMN BRI. Dengan produk jam tangan terbuat dari kayu, wanita dengan panggilan Uci tersebut berkata telah merasakan perkembangan dan keuntungan signifikan.

“Sudah terlihat (keuntungan), awal-awal kita masih raba-raba masih offline, sekarang sudah online lewat e-commerce, jadi sudah jalan dua duanya, dan pendapatannya lebih baik lagi, usahanya lebih baik lagi,” ucap Uci.

Baik Uci maupun Tio sama-sama bersyukur usahanya dipercaya tampil di pameran yang menampilkan produk kerajinan tangan dari segala pelosok negeri itu. Tak ayal, produk-produk mereka pun sempat menarik perhatian sejumlah pejabat negara di antaranya, istri Menteri BUMN, Erick Thohir yakni Liza Thohir. Mereka pun berharap bisa terus bersinergi dengan BRI demi mewujudkan UMKM naik kelas.

“Harapan kami, kami ingin memberikan produk yang berkualitas, bertanggung jawab dan bisa diandalkan. Kami juga berharap BRI bisa support terus bukan kami saja tapi juga teman-teman pengrajin lain. Karena memang dalam Kriyanusa ini, kami berpikiran lebih jernih lagi, lebih kompetitif lagi dan sportif bahwa kerajinan tangan Indonesia ini sangat banyak dan berkualitas. Dari Indonesia untuk dunia,” tutup Tio mewakili.

Mengunjungi event Kriyanusa tersebut, Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan bahwa kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan tahunan Dekranas ini sangat berharga terutama bagi UMKM binaan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mewujudkan UMKM naik kelas hingga pasar global.

“BRI hadir memberikan pelayanan dalam mendukung program pemerintah pada aspek permodalan bagi UMKM. Peranan UMKM dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sangat penting sehingga diharapkan dengan partisipasi UMKM binaan BRI di Kriyanusa 2023 semakin melegitimasi kepercayaan masyarakat terhadap UMKM,” ucapnya.

Super Apps BRImo Bertabur Fitur & Kian Digemari Masyarakat, Dirut BRI Bocorkan Rahasianya

CHANEL7.TV, JAKARTA Super Apps milik BRI yang bernama BRImo kian digemari penggunaannya oleh masyarakat Indonesia. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah pengguna dan jumlah transaksi yang mencatatkan pertumbuhan impresif hingga akhir Juni 2023.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BRI Sunarso dalam media gathering di BRILian Stadium, Jakarta (12/9). Pihaknya mengungkapkan bahwa kemampuan dan kualitas perseroan untuk menyediakan layanan melalui platform digital terus meningkat. Hal itu terlihat dari kinerja mobile banking BRImo yang penggunanya hingga paruh pertama tahun ini telah mencapai 27,8 juta.

Jumlah tersebut bertumbuh sekitar 50,6% secara tahunan (year on year/yoy) dari sebelumnya sebanyak 18,5 juta pengguna. Sunarso lanjut merinci, nilai transaksi BRImo pada periode yang sama mancapai Rp1.896 triliun. Atau tumbuh sekitar 76,3% dari Rp1.075,5 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Secara digital, BRImo bisa apa saja. Mulai dari bangun tidur sampe tidur di malam hari, kebutuhan transaksi bisa dilayani BRImo. Sambil rebahan, mau transaksi apa aja ada di BRImo. Ditekankan lagi bahwa BRImo itu bisa apa saja untuk layanan perbankan baik itu transaksi keuangan maupun imvestasi,” kata Sunarso.

Sunarso lanjut menjelaskan, bahwa transaksi keuangan melalui BRImo hingga semester I 2023  atau pada 6 bulan pertama tahun ini mencapai 1.377,6 miliar kali. Angka tersebut bertumbuh sekitar 89,6% yoy dari sebelumnya yakni 726,4 miliar kali.

Kinerja impresif mampu dicapai karena BRImo memiliki berbagai keunggulan. Di mana BRImo hadir sebagai mobile banking dengan berbagai ekosistem keuangan di dalamnya. BRImo menjadi financial superstore dan mampu mewujudkan transaksi lintas batas. BRImo pun memikat hati nasabah karena mampu menjawab kebutuhan nasabah dengan lebih dari 100 fitur di dalamnya.

Oleh karena itu, tak heran jika BRImo menjadi mobile banking yang paling banyak diunduh. BRImo juga menjadi aplikasi mobile banking dengan rating  tertinggi. Di App Store mobile banking jagoan BRI tersebut mendapat rating 4,7 dengan diunduh lebih dari 10 juta kali serta mendapat sekitar 123.000 review. Di Google Play Store, BRImo mendapat rating 4,5  dengan diunduh lebih dari 10 juta kali dan mendapat 1,1 juta review.

“Karena itu tidak gampang membuat produk BRImo. Tapi terbukti sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini menjadi salah satu keberhasilan transformasi digital BRI,” ujarnya.

Sunarso meyakini bahwa BRImo adalah bukti komitmen perseroan untuk memberikan akses produk dan layanan keuangan yang sesuai kebutuhan nasabah. “Hal ini menjadi salah satu strategi kami dalam mewujudkan dua aspirasi besar perseroan. Pertama, menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia. Kedua adalah Champion of Financial Inclusion nanti di tahun 2025,” pungkasnya.

Daftar Jadi Merchant BRI Bisa Lewat BRImo Makin Mudah!

CHANEL7.TV, JAKARTA – Tuntutan kebutuhan pedagang atau merchant mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga merchant besar terhadap layanan perbankan semakin bertambah. Di tengah percepatan teknologi digital saat ini kemudahan bertransaksi menjadi salah satu kebutuhan merchant untuk mengembangkan bisnisnya.

Tren bertambahnya merchant di Indonesia serta kebutuhan mereka akan layanan perbankan tersebut terus difasilitasi oleh BRI. Sebagai bank yang fokus pada sektor UMKM sebagai tulang punggung bisnisnya ini juga memberikan kemudahan bekerjasama bagi merchant hanya dengan mendaftar di Super Apps BRImo.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Andrijanto, mengatakan bahwa BRI senantiasa berinovasi guna memudahkan serta mengoptimalkan layanan untuk para nasabah dan mitra bisnisnya. Salah satunya adalah dengan memberikan fasilitas daftar jadi merchant BRI melalui fitur tersendiri pada aplikasi BRImo.

Hadirnya fitur “Jadi Merchant BRI” di BRImo, tentunya akan mempermudah calon merchant untuk menjadi merchant BRI dengan menggunakan produk acquiring BRI seperti EDC, online, maupun QRIS yang tentunya akan mempersingkat proses pengajuan sehingga calon merchant tidak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor BRI. Cukup dengan mendaftar via “Jadi Merchant BRI” yang ada di BRImo, calon merchant tinggal menunggu survei dari Petugas BRI yang selanjutnya akan dilakukan pemasangan produk acquiring BRI sehingga dapat memudahkan transaksi di merchant secara cashless. Hal tersebut dilakukan agar merchant merasa nyaman dan dapat terus mengakomodir kebutuhan bisnis merchant tanpa harus datang ke Kantor BRI untuk menjadi merchant kerja sama BRI,” lanjutnya.

Seperti diketahui, banyak manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan saat menjadi merchant BRI. Mulai dari kemudahan transaksi sesuai kebutuhan merchant dengan menggunakan fasilitas EDC Android, QRIS, sampai dengan akseptasi pembayaran secara online baik yang sudah memiliki website, maupun belum (payment link).

Selain itu, menjadi merchant BRI turut meningkatkan sirkulasi keuangan yang disebabkan pilihan transaksi tunai dan transaksi menjadi merchant BRI. Ditambah lagi, dengan menjadi merchant BRI akan meningkatkan daya saing dibanding merchant lain yang ada disekitarnya karena dapat melayani transaksi non tunai sehingga tanpa perlu ribet mengurus kembalian tunai.

Sebagai merchant BRI dapat menerima semua jenis pembayaran, mulai dari Kartu Debit dan Kartu Kredit berlogo Visa, Mastercard, JCB dan private label BRI (GPN), Kartu BRIZZI, QRIS dan online acquiring.

Adapun langkah-langkah cara daftar menjadi merchant BRI melalui BRImo adalah sebagai berikut:

  1. Login BRImo dan pilih menu “Lainnya”.
  2. Ketik “jadi merchant” dan klik icon-nya selanjutnya otomatis masuk ke website pendaftaran pada halaman jadimerchant.bri.co.id atau scroll ke bawah menu “Produk BRI”.
  3. Saat sudah di website, klik “daftar sekarang” kemudian pilih produk merchant.
  4. Pastikan sudah mempunyai rekening BRI dan isi data diri serta identitas usaha (alamat, NIK, nomor handphone, jenis usaha, dan merchant.
  5. Klik “daftar merchant”.

Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman Anugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama Kepada Kasad Singapura

CHAENL7.TV, JAKARTA – Sebagai bentuk penghargaan atas terjalinnya kerja sama militer selama 35 tahun antara TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Singapura, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, atas nama Negara Republik Indonesia, menganugerahkan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Chief of The Singapore Army (Kasad Singapura), Major General David Neo Chin Wee, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (18/9/2023).

Kedatangan Kasad Singapura beserta rombongan di Markas TNI AD disambut oleh Pasukan Upacara Militer di Lapangan Upacara Mabesad. Selanjutnya dilakukan prosesi penganugerahan Tanda Kehormatan Negara yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Kasad Singapura, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 54/TK/Tahun 2023, tentang penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Dalam momen kunjungan itu, dilakukan pertukaran cendera mata antara Kepala Staf Angkatan Darat dari kedua negara sahabat tersebut. Kasad Singapura juga sekaligus memberikan brevet kehormatan Angkatan Darat Singapura kepada Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Kunjungan Kehormatan Major General David Neo Chin Wee kali ini, adalah kunjungan kehormatan keduanya semenjak Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjabat sebagai Kasad. Kunjungan ini merupakan langkah penting dalam upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura dalam bidang pertahanan.

Dimana keduanya berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara. Keduanya juga mengungkapkan harapan bahwa kunjungan ini akan membawa manfaat positif bagi kedua negara, dan memperdalam persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Sebelum menerima Penganugerahan Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Major General David Neo Chin Wee terlebih dahulu melakukan kunjungan kehormatan kepada Danjen Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta.

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe