Rabu, Agustus 5, 2026
Beranda blog Halaman 54

Henri Aldiandi dipanggil KPK dalam Kasus Korupsi Basarnas

CHANEL7.TV, JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/11/2023) hari ini akan menghadirkan mantan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya (Purn) Henri Alfiandi sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Henri Alfiandi akan dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Mulsunadi Gunawan, Rony Aidil dan Marilya.

“Hari ini untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara terdakwa Mulsunadi Gunawan dan kawan-kawan, Tim Jaksa KPK akan menghadirkan saksi Henri Alfiandi selaku mantan Kabasarnas,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin.

Selain itu, Tim Jaksa KPK juga akan menghadirkan Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto dan Sekretaris Kabasarnas Ika Kusumawati sebagai saksi dalam persidangan.

Kasus dugaan korupsi suap di lingkungan Basarnas berawal pada tahun 2021 saat Basarnas melaksanakan beberapa lelang atau tender proyek pekerjaan yang diumumkan melalui layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Basarnas dan dapat diakses oleh umum.

Kemudian, pada tahun 2023, Basarnas kembali membuka tender proyek pekerjaan, yakni pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan dengan nilai kontrak Rp9,9 miliar; pengadaan Public Safety Diving Equipment dengan nilai kontrak Rp17,4 miliar; dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (tahun jamak 2023-2024) dengan nilai kontrak Rp89,9 miliar.

Untuk memenangkan proyek tersebut, Komisaris Utama PT Multi Grafika Cipta Sejati Mulsunadi Gunawan, Dirut PT Intertekno Grafika Sejati Marilya, dan Dirut PT Kindah Abadi Utama Roni Aidil, melakukan pendekatan pribadi kepada Henri Alfiandi (HA) dan Budi Cahyanto (ABC).

Dalam upaya pendekatan itu, diduga terjadi kesepakatan pemberian sejumlah uang sebesar 10 persen dari nilai kontrak sebagai honor atau fee. Penentuan besaran fee tersebut diduga ditentukan langsung oleh HA.

Dalam sebuah pertemuan, dicapai kesepakatan bahwa HA siap mengondisikan dan menunjuk perusahaan MG dan MR sebagai pemenang tender untuk proyek pengadaan peralatan pendeteksi korban reruntuhan tahun anggaran 2023.

Kemudian, perusahaan RA ditunjuk menjadi pemenang tender untuk proyek pengadaan Public Safety Diving Equipment dan pengadaan ROV untuk KN SAR Ganesha (tahun jamak 2023-2024). Penyerahan uang juga diberi kode “dako alias dana komando untuk HA melalui ABC.

MG kemudian memerintahkan MR untuk menyiapkan dan menyerahkan uang sejumlah sekitar Rp999,7 juta secara tunai di parkiran salah satu bank yang ada di Mabes TNI Cilangkap; sedangkan RA menyerahkan uang sejumlah Rp4,1 miliar melalui aplikasi pengiriman setoran bank.

Tim KPK yang mendapat informasi adanya penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari MR kepada ABC di salah satu parkiran bank di Mabes TNI Cilangkap, kemudian langsung bergerak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap para pihak tersebut.

Dalam OTT itu turut diamankan bingkisan suvenir atau goodie bag yang disimpan dalam bagasi mobil ABC berisi uang Rp999,7 Juta.

Rangkaian HUT ke-128, BRI Selenggarakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Berbagai Wilayah Indonesia

CHANEL7.TV, JAKARTA – Berbagai kegiatan dilakukan BRI dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) perseroan ke-128 yang jatuh pada 16 Desember 2023 mendatang. Salah satunya, melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli, BRI menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat diberbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan inisiatif dan langkah kongkrit BRI dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi Masyarakat, khususnya bagi kalangan lansia. Kegiatan ini diselenggarakan sebanyak 2 (dua) kali pada 1-2 November 2023 dan 1-2 Desember 2023 yang diikuti oleh lebih dari 33 ribu warga dan lansia serta dilaksanakan di 66 (enam puluh enam) lokasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Masyarakat, khususnya para lansia bisa mendatangi unit kerja BRI yang telah ditentukan dan langsung mendapatkan pelayanan dari petugas kesehatan.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa ulang tahun yang ke-128 BRI ini dimanfaatkan sebagai momentum bagi kami untuk terus mewujudkan komitmen dalam mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya ditunjukkan melalui aktivitas bisnis perbankan saja, tetapi juga melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial kemasyarakatan”, ungkapnya.

Ia menambahkan, BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, melalui program BRI Peduli terus berperan aktif dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Hal ini juga sebagai bentuk impelementasi dari penerapan poin ke-3 (tiga) tentang isu kesehatan dalam Sustainability and Development Goal’s (SDGs) yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia.

Lebih lanjut, tujuan pembangunan berkelanjutan dalam kesehatan yaitu Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta adalah setiap orang memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu, baik upaya promotif, preventif, deteksi dini, pengobatan, rehabilitatif dan paliatif tanpa terkendala masalah biaya.

“Kami terus mengajak dan menggerakan segenap Insan BRILiaN (Pekerja BRI) untuk terus menunjukkan kepeduliannya bagi masyarakat. Semoga pelayanan kami dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga dan semoga penyelenggaran pemeriksaan kesehatan gratis dari BRI Peduli ini dapat membantu meringankan beban masyarakat”, jelas Hendy.

Motif Waria Tega Menganiaya Korban Hingga Tewas, Begini Kronologi Nya

CHANEL7.TV, KAB BEKASI – Seorang waria bernama Keneddi Pergaulan alias Ayu Lestari (34) menganiaya AK (20) korban kecelakaan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi hingga tewas. Rabu (18/10) lalu.

Diketahui, Ayu Lestari tega menganiaya korban karena mengira korban mirip mantan ‘tamunya’, kesal dibalut dendam kemudian pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban.

“Kronologi kasus pembunuhan berawal, korban ini terlibat kecelakaan (korban kecelakaan) kemudian dia diamankan oleh masyarakat dan di taruh di warung, tiba-tiba oleh pelaku ini di pukul,” kata Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Sumarni di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (02/11/2023).

Ia menjelaskan, saat itu Ayu menyangka korban adalah orang yang mirip mukanya dengan seseorang yang dicarinya.

“Motif dari pelaku yakni menyangka bahwa korban yang dipukul dan di bunuhnya pernah berhubungan (sesama jenis) namun tidak ada konfensasinya (tidak membayar),” jelasnya.

Pelaku dapat diamankan setelah sempat dimintai keterangan dan mengaku melakukan perbuatannya termasuk dengan melukai korban dengan sempat memukul bagian kepala korban hingga terjadi pendarahan hingga korban meninggal dunia.

Saat ini, Ayu Lestari telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. Dia dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pasal 338 KUHP ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.atau penjara paling lama 20 tahun,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, pelaku berdalih tolong korban, kejadian ini bermula ketika AK mengalami kecelakaan di Jalan Raya Teuku Umar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (18/10) malam. Ayu Lestari mengaku mencoba menyelamatkan korban.

“Korban yang saat itu dalam kondisi terluka dibawa pelaku dengan menggunakan angkutan umum dan diturunkan di sebuah warung kosong,” kata Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa, dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (22/10/2023) lalu.

Sementara motor korban, menurut pengakuan Ayu, ditinggalkan di lokasi kecelakaan. Keterangan Ayu ini sejalan dengan keterangan saksi sopir Elf yang mengantar korban dan Ayu ke warung kosong.

Ia menyebut, korban dianiaya, tetapi, sesampainya di warung tersebut, bukannya memberikan pertolongan tetapi Ayu malah menganiaya korban. Ayu Lestari mengambil barang berharga milik korban salah satunya berupa dompet.

“Bukannya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan, di warung kosong tersebut korban malah dianiaya dengan dihujami pukulan di bagian wajah hingga korban langsung tidak sadarkan diri,” tandasnya.

Rapat Koordinasi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gelar Rakor Pengendalian Inflasi di Kalteng Tahun 2023

CHANEL7.TV, PALANGKARAYA – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng bersama Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kalimantan Tengah Tahun 2023 yang bertempat di Hotel Best Western Batang Garing Jalan RTA. Milono Kota Palangka Raya, Rabu (01/11/2023) pagi.

Dalam sambutan Sekda Provinsi Kalteng yang dibacakan oleh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko mengatakan, bahwa situasi stabilitas harga bahan pangan pokok di Kalimantan Tengah sampai menjelang akhir tahun 2023 masih relatif terkendali. Hal tersebut dikarenakan sinergi bersama pihak terkait telah berjalan cukup baik.

“Meskipun harga-harga cukup terkendali, tetapi ada beberapa yang masih menjadi perhatian pemerintah, diantaranya produk-produk yang tergantung oleh musiman dimana Kalteng masih mengandalkan pasokan dari luar daerah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Yuas menjelaskan laju inflasi Kalteng dari tahun ke tahun masih sangat dipengaruhi oleh kelompok bahan makanan strategis (volatile food), dan berdasarkan data BPS, pada bulan September 2023, Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,11%, dimana capaian inflasi Kalteng lebih rendah dari capaian nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,19% pada bulan September 2023.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Riza Rahmadi mengungkapkan bahwa Dinas Ketahanan Pangan bersama Bulog melaksanakan tiga program yang sama-sama dikawal yaitu bantuan pangan kepada masyarakat, pasokan beras SPHP, dan subsidi yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah khususnya untuk beras, gula dan beberapa komoditas penting lainnya.

“Hal ini dilakukan terutama untuk menghadapi hari besar keagamaan, terutama menghadapi Natal dan Tahun Baru. Dalam dua bulan ke depan Tim TPID Kabupaten/Kota supaya fokus pada bahan makanan, minuman serta tembakau yang memang tren mengalami kenaikan,” pungkasnya.
(Ramli)

Polsek Muaragembong Bagikan Paket Sembako dan Paket Pendidikan Pada Warga Dalam Rangka Baksos TNI – Polri Lulusan AKABRI 90 Tahun 2023

CHANEL7.TV, KAB. BEKASI – Dalam rangka baksos TNI – Polri Lulusan AKABRI 90 Tahun 2023 , pihak kepolisian sektor Muaragembong polres metro Bekasi bagikan paket sembako dan paket pendidikan ke warga masyarakat terutama para lansia . Jum’at (27/10/2023)

Kegiatan berlangsung di ikuti jajaran mapolsek Muaragembong yang di pimpin langsung Kapolsek Muaragembong AKP Bagus Susanto di dampingi Wakapolsek IPTU Suhartono serta bhabinkamtibmas desa pantai sederhana , serta warga masyarakat dan para pelajar sekolah sungai desa pantai sederhana , pembagian baksos di laksana di kp.muara gembong RT 001/005desapantai sederhana kecamatan Muaragembong kabupaten Bekasi .

Kapolsek Muaragembong AKP Bagus Susanto dirinya mengucap syukur hari ini kita bisa berbagi untuk warga masyarakat terutama untuk para lansia dan warga tidak mampu lain nya .

“Semoga dengan adanya baksos TNI -polri ini bisa bermanfaat dan bisa sedikit untuk mengurangi beban mereka yang saat ini masih membangun pertumbuhan ekonomi.”ujar Kapolsek Muaragembong AKP Bagus Susanto .

Pembagian paket sembako dan paket pendidikan dalam rangka baksos TNI – Polri Lulusan AKABRI 90 Tahun 2023 berjalan lancar dan hikmat ,”pastinya

Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Kaka Bunuh Adik Kandung

CHANEL7.TV, KAB. BEKASI – Kurang dari dua jam jajaran Polsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi berhasil meringkus pria berinisial F (35) pelaku penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya wanita muda berinisial DS (25) yang merupakan adik kandung dari pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Kampung Pilar, RT01/RW01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Kamis tanggal 19 Oktober 2023 sekira 06.30 WIB lalu. Korban mengalami luka cukup serius dan tewas diperjalanan saat dilarikan ke rumah sakit (RS).

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, tersangka inisial F merupakan kaka laki-laki dari adik kandung perempuan itu tega menghabisi nyawa korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau dapur gara gara hal sepele.

“Polisi berhasil mengamankan pelaku setelah kejadian, barang bukti yang diamankan, sebilah pisau dapur kemudian satu potong baju kemeja kotak-kotak warna coklat dan satu potong baju merah muda milik korban kemudian satu kaos tangtop,” kata Twedi saat gelar perkara di Mapolsek Cikarang Utara, Rabu (25/10/2023).

“Kemudian proses penangkapan, pelaku diamankan oleh warga dan melaporkan ke pos patroli Polsek Cikarang Utara, yang kebetulan dekat dengan TKP. Setelah diamkan langsung dibawa ke Mapolsek Cikarang Utara untuk kemudian dilakukan penyidikan dan proses lebih lanjut,” sambungnya.

Ia menjelaskan, motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban lantaran merasa tersinggung dan kesal dengan perkataan DS (korban) yang kerap sekali dianggap pelaku menyinggung perasaan dan merendahkan pelaku.

“Menurut hasil keterangan pelaku, tidak ada cekcok hanya saja ucapan korban yang menyingung pelaku, ‘kamu sudah besar hanya kerjaan makan tidur saja’, itu yang menjadi pemicu pelaku marah dan melakukan penganiayaan,” jelas Twedi menirukan keterangan pelaku.

Ironisnya, lanjut Twedi, adapun modus operandi, pelaku melakukan dengan cara menusukkan pisau secara brutal (acak) ke badan korban, dari hasil otopsi ditubuh korban ditemukan sembilan luka tusuk.

“Bagian tubuh korban yang ditemukan luka dibagian dada sebelah kanan satu kali, dada sebelah kiri satu kali, dibawah ketiak kiri satu kali, bahu sebelah kiri tiga kali, pinggang sebelah kiri satu kali, pinggul sebelah kiri satu kali, kaki sebelah kiri satu kali,” jelasnya.

Hasil dari otopsi menyimpulkan, kata Twedi, yang menyebabkan meninggalnya DS adalah luka tusuk di bagian paru-paru yang melukai korban.

“Kalau berdasarkan keterangan saksi, tidak ada cekcok mulut hanya saja adenya berkata seperti itu, pada saat kejadian terakhir pelaku sedang makan buah buahan mengupas dengan menggunakan pisau dan spontan melakukan pembunuhan,” bebernya.

Sebelum melakukan penganiayaan pelaku menutup pintu kemudian melakukan tindak pidana penganiayaan dan membiarkan korban tergeletak bersimbah darah dengan penuh luka.

“Pelaku pekerjaan tidak netap, tidak ditemukan pengaruh alkohol atau narkoba. Pelaku sempat meminta maaf kepada orang tuanya pada malam hari sebelum kejadian,” ujarnya .

“Keterangan pelaku, lorban mau melaksanakan sholat Dhuha, karena korban mengatakan seperti itu pada pelaku saat sesudah mengambil air wudhu. Korban sendiri belum berkeluarga. Kalau Tersangka pernah berkeluarga dan saat ini sudah pisah (duda),” terangnya.

Atas perbuatannya, ancaman hukuman, pasal yang disangkakan pasal 338 KUHP pidana penjara paling lama 15 tahun. Kemudian pasal 351 ayat 3 KUHAP Pidana 7 tahun penjara.

Pj. Bupati, Drs. Muhlis Sampaikan Pidato Pengantar Bupati Dalam Sidang Paripurna I

CHANEL7.TV, MUARA TEWEH – Pj. Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis didampingi Plh. Sekda, Jupriansyah dan unsur kepala perangkat daerah lingkup pemerintahan Daerah ikuti rapat Paripurna I terhadap Perubahan Ketiga atas Perda No. 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara serta Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Rapat Paripurna I dipimpin langsung oleh ketua DPRD, Hj. Mery Rukhaini didampingi Wakil Ketua I, Parmana Setiawan, Wakil Ketua II, Sastrajaya serta seluruh perwakilan fraksi-fraksi DPRD yang digelar di ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Selanjutnya Pj. Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis didampingi Plh. Sekda menyerahkan dokumen pidato Bupati terhadap Perubahan Ketiga atas Perda No. 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara serta Pajak Daerah dan Retribusi Daerah kepada ketua DPRD, Hj. Mery Rukhaini, serta ditutup dengan Foto Bersama.(Ramli)

Drs. Muhlis, PJ Bupati Barito Utara hadiri Pelepasan Kafilah ke FSQ X

CHANEL7.TV, MUARA TEWEH – Pj Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis didampingi unsur kepala perangkat daerah lepas kafilah Barito Utara mengikuti ajang Festival Seni dan Qasidah (FSQ) ke X provinsi Kaliamantan Tengah yang dilaksanakan di kota Palangkaraya. Pelepasan kafilah FSQ dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Barito Utara di Muara Teweh,  21 Oktober 2023.

Seni Qasidah adalah budaya yang patut di kembangkan dan dilestarikan di era kemajuan zaman, sebagai salah satu syiar agama Islam. Kegiatan Festival Seni dan Qasidah (FSQ) ke X provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di kota Palangkaraya akan berlangsung selama 5 hari terhitung mulai tanggal 22 – 25 Oktober 2023.

“Melalui FSQ X diharapkan para peserta diharapkan dapat saling bersilaturahmi antar sesama peserta se Kalteng dengan harapan pada kegiatan ini kabupaten Barito Utara dapat membawa nama baik dan dapat menjaga sportifitas dalam ajang yang diselenggarakan di Palangkaraya nantinya” tutup Drs. Muhlis

Acara pelesapasan Kafilah Festival Seni dan Qasidah (FSQ) ke X dihadiri oleh Ketua DPRD, Hj. Mery Rukaiani, Unsur Kepala perangkat Daerah, kafilah, serta tamu undangan lainnya.

(Ramli)

Polres Barito Utara Gelar Kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam Rangka Peringatan 32 Tahun AKABRI 91 Mengabdi Untuk Negeri

CHANEL7.TV, MUARA TEWEH – Polres Barito Utara Polda Kalimantan Tengah bersama Polsek Jajaran menyelenggarakan kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka peringatan 32 tahun AKABRI 91 Mengabdi Untuk Negeri. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Sabtu (21/10/2023), mulai pagi hingga siang hari.

Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dilaksanakan melalui kegiatan donor darah, sunatan massal, pengecekan kesehatan, pemberian obat secara gratis, serta pembagian sembako yang dilaksanakan di Mako Polres setempat serta kegiatan bagi sembako kepada warga yang membutuhkan, termasuk warga stanting yang ada dalam kota Muara Teweh maupun di wilayah Polsek jajaran.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Barito Utara, perwakilan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kodim 1013/Muara Teweh, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadissos PMD) Kabupaten Barito Utara, para Kapolsek Jajaran Polres Barito Utara serta warga Masyarakat Barito Utara.

Untuk menjamin pelayanan kesehatan yang profesional, tim medis terdiri dari 30 personel, termasuk 6 personel dari Dokes Polres Barito Utara dan 30 personel dari Dinkes Kabupaten Barito Utara yang terdiri dari 2 dokter dan 28 tenaga kesehatan.
Hasil dari kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini mencakup Pembagian Sembako sebanyak 600 paket, Sunatan massal 22 orang, Donor darah yang diikuti oleh 76 orang dari Personel Polres Barito Utara dan personel Kodim 1013 Muara Teweh, pengecekan kesehatan dan pemberian obat gratis untuk 150 orang serta Bakti Sosial kepada warga stunting sebanyak 50 orang.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana, S.I.K., M.A.P., melalui Kabagsdm Polres barito Utara Kompol Maino, S.E., M.M., menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Peringatan 32 Tahun AKABRI 91 Mengabdi Untuk Negeri
“Semoga kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi positif kepada masyarakat khususnya warga Barito Utara,” ungkap Kompol Maino (Ramli)

Legislator DKI Dorong Vaksinasi Kelompok Rentan terkair bertambahnya Kasus Cacar Monyet

Vaksin Cacar Monyet (Ilustrasi)
Vaksin Cacar Monyet (Ilustrasi)

CHANEL7.TV, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus cacar monyet atau monkeypox bertambah menjadi 7 orang, di mana semua kasus ditemukan di DKI Jakarta. Anggota DPRD DKI Jakarta mendorong agar vaksinasi pada kelompok rentan ditingkatkan.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD DKI dari F-PDIP, Gilbert Simanjuntak. Gilbert menyebut kasus cacar monyet bukanlah penyakit baru.

“Monkeypox bukanlah penyakit baru, dan selalu muncul dalam insiden/kasus baru dengan jumlah sedikit. Mitigasi bisa saja dilakukan, tapi secara prioritas/mendesak tentunya tidak,” kata Gilbert kepada wartawan, Minggu (22/10/2023).

Legislator yang juga epidemiolog itu mengatakan bahwa kasus cacar monyet biasanya muncul pada kelompok yang daya tahan tubuhnya rendah. Salah satunya, kata dia, penderita HIV. Karena itu, dia mendorong vaksinasi pada kelompok rentan.

“Masalahnya kasus ini muncul pada orang yang saya tahannya kurang seperti penderita HIV. Jadi prioritas penanganan edukasi, vaksinasi adalah pada orang dengan daya tahan menurun dan kotak dengan penderita monkeypox,” katanya.

“(Vaksinasi) Pada kelompok yang daya tahannya turun: penerima obat steroid, kanker, penurunan daya tahan lain seperti aids. Kontak badan bikin penularan pada orang yang rentan. Prioritaskan yang rentan saja divaksin,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gilbert menyebut pemerintah harus mencermati kasus cacar monyet ini. Akan tetapi, kata dia, tak perlu memberikan tanggapan dengan reaksi yang berlebihan.

“Kita tentu mencermati perkembangan kasusnya. Tapi tentu memberi reaksi yang rasional,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI F-PDIP Ima Mahdiah meminta pemantauan dan pencegahan diperketat. Dia meminta agar Pemprov DKI melakukan investigasi epidemiologi untuk mengetahui sumber penularan.

“Mengetahui adanya peningkatan kasus monkeypox di DKI Jakarta tentunya menjadi perhatian serius bagi kita semua, saya mendesak agar pemantauan dan pencegahan diperketat. Langkah-langkah yang mungkin perlu diperhatikan Pemprov DKI antara lain melakukan investigasi epidemiologi untuk mengetahui sumber penularan dan sebarannya,” kata Ima saat dihubungi terpisah.

Dia juga meminta Pemprov meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyakit ini. Ima juga mendorong dilakukan vaksinasi.

“Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai monkeypox. Memastikan ketersediaan vaksin atau pengobatan yang diperlukan. Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait, seperti Kementerian Kesehatan, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” jelasnya.

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe