Minggu, Agustus 2, 2026
Beranda blog Halaman 92

Reformasi KUR Berpotensi Mempercepat Graduasi UMKM Naik Kelas

 

REFORMASI KUR BERPOTENSI MEMPERCEPAT GRADUASI UMKM NAIK KELAS

CHANEL7.TV, JAKARTA – Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan pengembangan sektor riil, khususnya peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, yang berdasar pada prinsip–prinsip yang tertuang dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Sebagai salah satu pilar utama perekonomian, pelaku usaha mikro memiliki peran penting dalam menciptakan kesempatan kerja hingga percepatan pemberantasan kemiskinan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Bisnis Mikro Supari bahwa seperti yang telah diharapkan, KUR telah mampu mendorong formalisasi kelompok masyarakat unbanked dan underbanked kepada akses pendanaan yang lebih besar. Sehingga, program ini mampu menjadi jawaban masalah yang dihadapi oleh segmen mikro, yakni terbatasnya akses terhadap lembaga keuangan formal yang mudah dan terjangkau.

Keterkaitan dengan masa pandemi 3 tahun terakhir, penelitian yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada tahun 2022 menyatakan pelaku usaha mikro terbukti mendapatkan ketangguhan ketika menikmati layanan KUR di tengah masa pandemi. Pelaku usaha mikro yang mendapatkan pembiayaan KUR secara atraktif mendapatkan presentase omset penjualan lebih besar dibandingkan segmen usaha yang lain.

Supari melanjutkan bahwa sejak awal diluncurkan, pelaksanaan program KUR terus menunjukkan peningkatan alokasi (kuota) maupun realisasinya. Kemudahan akses dan beberapa relaksasi ketentuan terkait pembiayaan membuat antusias pelaku usaha mikro menjadi lebih tinggi dalam memanfaatkan program KUR tersebut. Seperti dua mata pisau, tingginya minat pelaku usaha mikro terhadap KUR ternyata juga memberikan pukulan terhadap besarnya biaya pengeluaran APBN terhadap program KUR.

Transformasi Skema KUR

Supari mengungkapkan bahwa KUR telah mengalami transformasi yang sangat signifikan, yakni berubahnya skema KUR generasi pertama dengan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) sejak tahun 2007 hingga 2014 ke KUR generasi kedua melalui subsidi bunga dari 2015 hingga saat ini.

Kajian yang telah dilakukan oleh Kementerian Keuangan RI (2020) menunjukkan bahwa perubahan skema ke subsidi bunga memberikan dampak ekonomi, yang berupa penciptaan output, PDB dan tenaga kerja, lebih tinggi dibandingkan dengan pada saat skema IJP diterapkan.

Namun, ketika dilakukan pendekatan Cost Effectiveness Analysis (CEA), yang mengukur dampak KUR pada penciptaan Produk Domestik Bruto (PDB) dan tenaga kerja terhadap nilai biaya pengeluaran pemerintah karena program KUR di setiap skema, mengungkapkan skema IJP menghasilkan rasio yang lebih tinggi dibandingkan rasio yang sama pada skema subsidi bunga. Dengan kata lain, hal ini mengindikasikan skema IJP memiliki efektivitas yang lebih baik, yang berarti dengan biaya relatif kecil menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar atau skema subsidi bunga memiliki tingkat cost effectiveness yang lebih rendah, yang berarti untuk mendapatkan dampak ekonomi yang besar memerlukan biaya pengeluaran pemerintah yang sangat besar pula.

Tahun 2022, BRI Research Institute melakukan penelitian yang mengukur tingkat efisiensi ekonomi KUR dengan menggunakan pendekatan konsep Dead Weight Loss (DWL), yang menyatakan bahwa kebijakan subsidi bunga yang membuat suku bunga KUR semakin rendah menyebabkan tidak efisiensi pasar atau menyebabkan distorsi di pasar.

Dalam rangka mengurangi DWL yang terjadi dan melihat aktivitas ekonomi yang membaik dan ekspektasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) semakin optimis di masa mendatang, langkah cepat telah dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dengan mengeluarkan kebijakan baru terkait KUR tahun 2023 yang menegaskan bahwa penerapan tingkat suku bunga KUR diberikan secara berjenjang hingga pembatasan terhadap pengajuan nasabah KUR yang melakukan pengajuan berulang. Upaya ini mampu menjadi win–win solution bagi pemerintah yang mampu menghemat biaya pengeluaran negara dan pelaku usaha mikro yang masih dapat menikmati subsidi bunga KUR guna meningkatkan kapasitas usahanya.

Perkuat Segmen Mikro, Tumbuhkan Ekonomi

Tingginya potensi segmen mikro dan ultra mikro, Pemerintah melalui kementerian BUMN RI meminta holding ultra mikro yang digawangi oleh BRI, Pegadaian dan PNM untuk aktif melakukan pendampingan berupa pemberdayaan hingga memberikan layanan pembiayaan kepada pelaku usaha segmen ultra mikro. Langkah ini sebagai milestone memberikan layanan keuangan formal kepada kurang lebih 30 juta dari pelaku usaha segmen ultra mikro yang belum terlayani sektor keuangan formal.

Kementerian Koperasi dan UKM RI mengungkapkan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai lebih dari 61 persen. Perlunya upaya menjaga keberlangsungan usaha pelaku UMKM, khususnya segmen mikro menjadi sangat penting dan dibutuhkan untuk menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertumbuhan ekonomi selaras dengan penyaluran KUR nasional. “BRI sebagai penyalur KUR terbesar, pada tahun 2022 saja mampu menyalurkan KUR hingga mencapai Rp 252,4 triliun yang terdiri dari KUR super mikro sebesar Rp 5,51 triliun, KUR Mikro sebesar Rp 215,3 triliun, dan KUR Kecil sebesar Rp 30 triliun”, ungkap Supari.

Merespon kebijakan skema subsidi bunga KUR yang tertuang dalam Peraturan Kemenko Perekonomian terbaru, Supari mengungkapkan bahwa bisnis segmen mikro BRI telah menyiapkan strategi soft landing KUR, salah satunya melalui shift back dan rejuvenasi produk pembiayaan. Selain itu, peningkatan kualitas layanan pembiayaan juga telah dilakukan melalui digitalisasi business process yang mampu mempercepat layanan kepada masyarakat. Seperti yang telah diungkapkan dalam kajian empiris, bahwa penyerapan kredit di segmen mikro bergantung kepada akses layanan yang cepat dan mudah, bukan kepada tingkat suku bunga.

Pada triwulan I-2023, terlihat pertumbuhan disbursement kredit komersial segmen mikro BRI sebesar 29% dan jumlah nasabah mengalami kenaikan signifikan lebih dari 42% secara year on year. Capaian tersebut menunjukkan telah terjadi graduasi dan peningkatan usaha terhadap pelaku usaha mikro yang lebih komersial.

Bisnis segmen mikro BRI sendiri menyumbang kontribusi hampir 48% atau Rp 563,4 triliun dari total penyaluran kredit BRI. Langkah lain, BRI juga mendorong 60% penyaluran pembiayaan berfokus pada sektor produksi yang memiliki multiplier effect lebih besar terhadap aktivitas ekonomi.

“Perubahan skema subsidi bunga dan prioritas alokasi sektor KUR kepada bisnis segmen mikro, akan mempercepat proses inklusi keuangan serta mendorong munculnya sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu, sebagai komitmen terhadap pemberdayaan pelaku usaha mikro untuk lebih tangguh, perseroan telah menyiapkan berbagai produk dan layanan pembiayaan mikro yang dapat diakses oleh masyarakat luas”, pungkas Supari.

 

 

Bupati Lepas Peserta PEDA KTNA XII Ke Kabupaten Sukamara

CHANE7.TV, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah melepas secara resmi Kontingen Kabupaten Barito Utara untuk mengikuti kegiatan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) XIII Propinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023 yang akan digelar di Kabupaten Sukamara. Upacara pelepasan kontingen dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Muara Teweh.

Bupati Barito Utara dalam sambutannya menyampaikan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan (PEDA KTNA) adalah Merupakan forum pertemuan petani Se-Propinsi Kalimantan Tengah dan telah menjadi agenda rutin setiap empat tahun sekali.

Lebih lanjut melalui kegiatan ini saya harapkan agar para peserta dapat menggali informasi teknologi serta ilmu pengetahuan, dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks serta kiranya nanti sepulangnya dari Kabupaten Sukamara agar saudara- saudara yang mengikuti kegiatan ini nantinya agar bisa membagikan ilmu yang didapatkan kepada petani dan nelayan yang ada di Kabupaten Barito Utara. “Saya berpesan kepada semua peserta agar bisa menjaga kekompakan dan rasa kebersamaan, sesama kontingen dan menjaga nama baik Kabupaten Barito Utara yang kita cintai”Jelas H. Nadalsyah mengakhiri sambutannya.

Sementara itu laporan Kadis Pertanian Barito Utara Ir. Sugeng. menyampaikan untuk jumlah keseluruhan kontingen yang mengikuti sebanyak 41 org adapun pelaksanaan dilaksanakan di Kabupaten Sukamara dari tgl 9 sampai 14 mei 2023 dan kontingen akan mengikuti rangkaian keseluruhan lomba yang berjumlah 18 kegiatan.

Dalam kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Para Peserta Kontingen dan Undangan Terkait Lainnya. *Ramli*

Timnas Voli Putra Indonesia Petik Kemenangan Pertama Tumbangkan Filipina 3-0 di SEA Games XXXII Kamboja

CHANEL7.TV, KAMBOJA – Timnas bola voli putra Indonesia memetik kemenangan pertama dengan mengalahkan Filipina dalam babak penyisihan grup A pada SEA Games 2023 di Stadium Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Rabu (3/5/2023).

Doni Haryono dan kawan-kawan menang dengan skor 3-0 (25-18, 25-18, 25-23).

“Kunci kemenangan kami tidak anggap enteng lawan, siapa pun itu,” kata asisten pelatih Timnas Indonesia, Erwin Rusni.

Meski menang, jajaran pelatih mengaku masih membutuhkan beberapa perbaikan. “Jujur tim masih ada beberapa kesalahan terutama di servis sama pasing bola pertama,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, timnas Indonesia sering gonta-ganti pemain. Hal karena Jeff Jiang, sang pelatih ingin mencoba lapis kedua karena mereka butuh jam terbang.

“Supaya nanti di saat ketemu lawan yang agak berat tidak kaget lagi di saat pergantian,” katanya.

Saat menghadapi Filipina, game  pertama dibuka dengan   formasi yang terdiri dari Rivan Nurmulki, Zulfi Hernanda, Farhan Halim, Nizar Zulfikar, Doni Haryono, dan M Malizi.

Namun, pelatih Jeff Jiang memberi kesempatan kepada para pemain lain untuk tampil seperti  pemain muda seperti Agil Angga Anggara, Fahri S, Yudha Mardiansyah, dan Boy.**

Prabowo Subianto Wakil Presiden Ganjar Pranowo?

0
Embay Supriyantoro, Aktifis 98

 

Embay Supriyantoro, Aktifis 98

CHANEL7.TV, JAKARTA – Pemilu dan Pilpres 2024 masih menghitung hari. Namun perpolitikan Indonesia semakin dinamis dengan berbagai hal yang menyangkut pilihan rakyat Indonesia khususnya terkait siapa yang akan moncer menjadi Presiden menggantikan Jokowi.

Ternyata persoalan yang muncul saat ini bukan hanya soal Partai yang telah mengusung Capres, namun juga belum bertemunya siapa yang akan mendampingi Capres nanti dalam konstetasi Pilpres di 2024. Di hari Kartini, tepatnya jelang Lebaran Idul Fitri, seluruh masyarakat menantikan apa yang akan dinyatakan oleh Ketua Umum PDIP terkait Capres yang akan diusungnya. Ternyata apa yang dinyatakan sangat diluar kejutan, yakni Ganjar Pranowo. Jauh dari banyak perkiraan orang bahkan pengamat yang memprediksi Puan Maharani yang akan dijadikan Capres oleh PDIP di hari bersejarah tersebut.

Bagi sebagian orang yang cukup memahami karakter Megawati Soekarno Putri, akan tidak cukup sulit memahaminya. Karena Megawati sendiri, bukanlah sosok Ibu atau Perempuan seperti kebanyakan perempuan lainnya. Beliau adalah seorang tokoh politik yang mempunyai Rasionalitas (Refleksi, Aksi dan Diskusi) yang mumpuni, terbukti tahun 2014 dan 2019, Megawati berhasil memimpin PDIP sebagai peraih suara terbanyak untuk DPR RI dan berhasil menjadikan Jokowi sebagai Presiden untuk ke 2 (dua) kalinya.

Dengan konteks itu, kiranya apa yang dilakukan oleh PDIP, saat ini untuk mengulang 2x keberhasilan di Pemilu Legislatif dan Pilpres bukanlah yang susah, walaupun masih harus di uji di lapangan. Ini dibuktikan dengan beberapa hasil Survey terkait elektabilitas Partai Politik yang masih menempatkan PDIP sebagai Partai yang tetap berada di Urutan I yang kemudian disusul oleh Gerindra dan Nasdem. Dalam surveynya Polltrcaking yang dirilis pada akhir April 2023, masih menempatkan PDIP di angka 23,3% dan selanjutnya Gerindra dengan angka16,3%, tempat ke tiga Nasdem dengan 8,8%.

Data ini menunjukkan PDIP sebagai partai politik masih mempunyai tingkat kedisiplinan organisasi, kader dan seluruh perangkat kepartaian yang cukup solid dan militant dalam menerjemahkan kehendak dan keinginan Partai yang selalu diutarakan oleh Megawati sebagai Ketua Umumnya.

Lalu bagaimana dengan Cawapresnya? Sudah banyak pernyataan bahwa, walaupun PDIP mempunyai Golden Ticket untuk mengusung satu pasang Capres dan Cawapres di 2024, namun PDIP juga menyadari dan tidak mau gegabah dan jumawa sebagai pemilik Golden Ticket. Apa yang dilakukan PDIP pada tanggal 21 April tersebut, telah mengubah arah permainan politik semua Parpol dalam menyikapi apa yang dicetuskan oleh Megawati. Ini dibuktikan dengan PPP yang sejak awal bergabung dengan KIB (Koalisi Indonesia Bersatu), bersama PAN dan Golkar, telah menyatakan dukungannya kepada PDIP untuk ikut mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden. Inipun diikuti oleh Hanura dan PSI.

Bahkan Jokowi sekalipun, yang telah melakukan mapping politiknya dengan beberapa pemimpin Partai Politik yang ada di kabinetnya. Mau tidak mau, sebagai Petugas Partai Jokowi akhirnya harus ikut dalam genderang yang telah ditabuhkan oleh Megawati sebagai Ketua Umum yang menugaskannya.

Jokowi sebagai Presiden, tentunya juga mempunyai modal kinerja yang tidak dapat diremehkan sampai hari ini. Modal Tingkat Kepuasan Publik yang dimiliki oleh Jokowi sampai hari ini di angka 74,4%. Ini membuktikan Pemerintahan Jokowi mempunyai peran yang sangat penting dalam konteks Pilpres 2024. Nah dalam kesempatan sehabis sholat Ied bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang juga Capresnya, Jokowi telah menyebutkan beberapa nama Cawapres yang dapat atau mungkin diharapkannya, yakni Erick Tohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, Ridwan Kamil, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartatanto dan terakhir disebut, Prabowo Subianto. Dalam konteks sengaja atau tidak, memahami atau tidak seperti apa hari ini Partai Gerindra, Jokowi sangat memahami konteks politik bahwa Gerindra mempunyai kans cukup besar untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres walaupun cukup dengan PKB di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Makanya nama Prabowopun disebutkan belakangan.

Namun banyak pengamat, apa yang dinyatakan oleh Jokowi masih menyiratkan Jokowi tidak mau ditinggal dalam permainan politik yang makin dinamis ini. Apalagi, cawapres yang banyak disebutkan oleh para pengamat ini masih bekerja untuknya di Kabinet. Dan layaknya pembantu presiden, gerak politik apapun wajib untuk dikomunikasikan dan dikoordinasikan kepada Presiden. Hal inilah yang terungkap dalam wawancara Sandiaga Uno dalam Podcast Total Politik beberapa hari yang lalu.

Demokrasi dan Kepentingan Nasional

Pemilu dan Pilpres 2024 memang jadi sangat menarik karena, kali inilah Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden akan dijadikan serentak dengan menelan biaya Rp 76,6 Triliun. Tentunya hal ini akan cukup membebani APBN yang juga harus menanggung beban pembiayaan berdirianya IKN (Ibu Kota Nusantara) dan beberapa proyek strategis nasional lainnya, seperti Kereta Api Cepat.

Indonesia mengenal tiga (3) jenis pesta rakyat. Pemilu, Pilkada dan Pilkades. Pemilu terdiri dari Pemilihan Presiden, Pemilihan DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupatan/Kota. Sedangkan Pilkada terdiri dari pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Pilkades untuk pemilihan Kepala Desa. Dan ketiganya sangat bergantung kepada APBN dan APBD. Untuk dapat melaksanakan pesta rakyat tersebut, Negara harus merogoh kocek APBN sebesar Rp 110,4 Triliun. Apakah ini wajar untuk pembiayaan Demokrasi?

Sebagai negara Indonesia adalah satu negara yang memilih dan menganut sistem demokrasi. Dalam sistem model ini, kekuasaan Negara dikelola oleh wakil-wakil atau representasi rakyat. Representasi rakyat itu dipilih melalui rangkaian panjangan kontestasi. Proses ini lazim dikenal sebagai pemilihan umum (pemilu). Untuk melaksanakan pemilu yang sering disebut pestanya demokrasi rakyat itu membutuhkan biaya besar. Tidak gratisan. Makanya, tidak heran apabila ada sarkasme politik yang menyatakan, “jika memilih demokrasi liberal maka kocek uang Negara harus tebal dan padat. Jika mau murah pilih otoritarian”. Selain itu, pelaksanaanya harus regular dan terencana dengan apik. Inilah pangkal masalahnya. Berbiaya besar dan harus rutin dilaksanakan.

Dari ilustrasi diatas memang cukup berat beban negara untuk pembiayaan politik lima tahunan ini. Dimana sebetulnya secara Hakiki tujuan dari Demokrasi itu adalah Kesejahteraan Rakyat seperti yang tertuang dalam sila ke 5 Pancasila, Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. Inilah kepentingan nasional yang sesungguh sungguhnya.

Terkait dengan Pilpres 2024, jika kita sebagai bangsa memahami dan memaknai Pesta Rakyat 2024 dalam konteks kepentingan nasional seperti yang tertuang dalam Ideologi Bangsa Pancasila tentunya elit politik tidak akan terlalu sibuk mempengaruhi perspektif, persepsi dan opini public atas nama Demokrasi. Karena toh, tujuan dari demokrasi itu sendiri adalah kesejahteraan yang dikelola bersama-sama sebagai satu bangsa.

Dalam konteksi ini, Pemilu dan Pilres 2024 harus dilihat sebagai proses peralihan kekuasaan samata yang tidak harus begitu banyak membuang energi (Materi, SDM, Kejiwaan dan Emosi) kita sebagai bangsa. Baik dari segi persiapan dan hal-hal lainnya, walaupun pesta demokrasi itu harus tetap dilaksanakan 5 tahun sekali dalam ruang Politik yang Pancasilais. Bukan politik demokrasi liberal seperti saat ini.

Jika dalam konteks ini, sebagai seorang Patriot Bangsa, Prabowo Subianto, mempunyai kesempatan yang besar untuk menorehkan tinta emasnya sebagai anak bangsa dalam perjalanan politiknya. Bayangkan saja, sebagai seorang militer ketika itu (1998), Prabowo berani pasang badan untuk melindungi Pimpinan-pimpinannya di TNI bahkan keluarga Cendana. Prabowo rela dalam beberapa tahun pasca 1998, diasingkan atau memang itu keputusannya sendiri, pergi dari Indonesia dan menetap di Jordania. Bahkan mungkin, jika saja Prabowo tidak diposisikan oleh Jokowi di kepemimpinannya yang ke 2 sebagai Menteri Pertahanan, cap Pelanggar HAM berat masih tertuju padanya. Bahkan larangan Prabowo ke USA sebagai yang katanya Mbahnya HAM, sampai hari ini masih berlaku.

Memang kembalinya Prabowo Subianto ke arena panggung politik Indonesia bukanlah tanpa perhitungan. Mendirikan Ormas Gerakan Indonesia Raya sebagai Metamorfosanya Partai Gerindra, juga bukanlah tanpa perhitungan. Dengan melibatkan beberapa tokoh yang berseberangan bahkan “diculik”, Desmond J Mahesa dan Pius Lutrilanang, merupakan langkah Prabowo untuk mengatakan kepada public, bahwa saya sudah selesai dengan urusan pelanggaran HAM.

Walaupun dalam perjalanan politik selanjutnya, Prabowo pada tahun 2009 (bersama Megawati), 2014 (bersama Hatta Rajasa), 2019 (bersama Sandiaga Uno), belum berhasil dalam konstetasi Pilpres, jelang 2024 cukup membuat Prabowo kembali percaya diri jika melihat beberapa hasil survey elektabilitas dirinya yang selalu berada di urutan pertama mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Namun, apakah hasil survey menjamin Prabowo kemudian menjadi Presiden? Tentunya akan terlalu cepat mengambil kesimpulan itu. Seperti Bahasa Adian Napitupulu dalam acara dialog di stasiun TV Swasta, Ganjar belum diendorse atau diusung partai (PDIP) saja, bahkan terimbas isu Piala Dunia U 20 soal Israel, surveynya selalu di urutan ke 2 dengan angka 26%. Apalagi jika sudah diusung oleh PDIP.

Tentunya hal ini sangat beralasan. Karena Partai yang secara konsisten dan mempunyai soliditas serta kedisiplinan Kader dan Anggota hanya PDIP, sampai saat ini. Ini artinya, mesin politiknya belum bekerja saja, PDIP sebagai partai dan Capresnya, Ganjar Pranowo masih mendominasi arus utama politik negeri ini.

Nah disinilah pentingnya menegakkan kembali Benang Merah kebangsaan antara Gerindra dan PDIP bersama Partai-Partai di KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) dan KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya) dalam mewujudkan Kepentingan Nasional. Dimana Prabowo Subianto mampu dan berkeinginan menorehkan Tinta Emas dalam sejarah Republik sebagai Patriot Bangsa dengan mengedepankan Kepentingan Nasional dan Kepentingan Bangsa di atas segala-galanya, sebagai Cawapres dari Ganjar Pranowo.

Justru dengan cara ini juga, Pemerintahan Jokowi yang sering kali diasumsikan oleh banyak pengamat yang mengorkestrasi KIB dan KKIR dapat landing dengan baik dan mulus. Tentunya juga asumsi yang menyatakan bahwa, Pemerintahan Jokowi melakukan “Black Ops” kepada Capres Anies Baswedan yang diusung oleh Nasdem, PKS dan Demokrat, akan sirna dengan sendirinya dalam pertarungan politik pilpres di 2024. Yang sekali lagi hanya 1 putaran dengan 2 pasanga Capres dan Cawapres yang tentunya akan sedikit meringankan beban APBN.

Mungkin saja ini dapat terjadi jika PDIP dan Gerindra, beserta Koalisi Besar (KIB dan KKIR) khususnya para Pimpinannya Tawadhu dalam melihat konsepsi bernegara dan berbangsa ke depan yang semakin banyak tantangannya untuk menjadikan Indonesia Hebat.

Indeks Bisnis UMKM BRI: Ekspansi Bisnis UMKM Berlanjut Dengan Optimisme Yang Meningkat

CHANEL7.TV, JAKARTA— Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus bergeliat memasuki kuartal II 2023. Hal tersebut tercermin dari hasil Indeks Bisnis UMKM Q1-2023 dan Ekspektasi Q2-2023 yang dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Research Institute, di mana Indeks Bisnis UMKM Q1-2023 tercatat pada level 105,1 yang berarti ekspansi bisnis UMKM terus berlanjut.

Adapun faktor-faktor yang mendorong ekspansi tersebut di antaranya yakni kehidupan yang semakin normal pasca pandemi dan daya beli masyarakat semakin menguat yang berdampak pada permintaan terhadap barang dan jasa yang juga semakin meningkat. Faktor lainnya, yakni panen raya tanaman bahan makanan di beberapa sentra produksi mulai berlangsung, dengan harga jual hasil panen yang tetap menarik memasuki Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yaitu Idul Fitri yang mendorong harga jual barang dan jasa meningkat.

Sementara itu, menyambut Q2-2023 pelaku UMKM tetap optimis aktivitas usahanya akan terus meningkat, hal tersebut digambarkan dari peningkatan ekspektasi indeks bisnis UMKM 3 bulan mendatang yang meningkat menjadi 131,9 dari ekspektasi indeks pada periode sebelumnya sebesar 130,1. Peningkatan ekspektasi tersebut ditopang oleh perayaan Idul Fitri, mendorong permintaan dan harga barang dan jasa meningkat, puncak panen raya tanaman bahan makanan yang akan terjadi pada Q2-2023 dan kondisi cuaca yang semakin kondusif bagi sektor pertambangan, konstruksi, pertanian, dan perikanan laut.

Hasil riset juga mengungkapkan ekspansi bisnis UMKM terjadi di sebagian besar sektor usaha UMKM. Sektor pertanian sebetulnya membaik dibandingkan kuartal sebelumnya, seiring dengan panen raya tanaman bahan makanan yang mulai berlangsung. Namun, produksi beberapa komoditas pertanian terganggu akibat curah hujan yang tinggi dan musim trek kelapa sawit serta pupuk yang masih mahal. Sedangkan sektor pertambangan terganggu akibat curah hujan yang tinggi dan berakhirnya perayaan Nataru membuat permintaan terhadap jasa pengangkutan (sewa mobil dan jasa transportasi lainnya) kembali normal.

Untuk sektor perdagangan, sektor hotel & resto/warung serta sektor jasa-jasa tetap ekspansi, namun sedikit melambat, yang antara lain disebabkan oleh normalisasi permintaan pasca Nataru. Sedangkan sektor industri pengolahan aktivitasnya sedikit meningkat sehubungan dengan mulai meningkatnya permintaan menjelang puasa dan lebaran. Pada Q2-2023 ekspansi bisnis UMKM diperkirakan akan semakin pesat, terutama sektor konstruksi, pengangkutan dan pertanian.

Sejalan dengan usahanya yang tetap ekspansif, sentimen pebisnis UMKM pada Q1-2023 tetap baik, dalam arti pelaku UMKM menilai kondisi ekonomi, sektor usaha dan usaha yang dikelolanya saat ini secara umum masih baik. Hal ini tercermin pada Indeks Sentimen Bisnis UMKM yang tetap berada di atas 100, tepatnya berada di level 121,6. Namun, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya penilaian tersebut menurun yang terutama disebabkan oleh menurunnya penilaian pelaku UMKM terhadap kondisi ekonomi dan bisnis saat ini, sedangkan perkiraan ekonomi dan bisnis 3 bulan mendatang justru semakin membaik. Pola ini terlihat di sebagian besar sektor usaha UMKM, kecuali sektor industri pengolahan yang sentimennya relatif stabil dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Dengan usaha yang masih ekspansif, pelaku UMKM tetap memberikan penilaian yang tinggi terhadap kemampuan pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas utamanya, dengan indeks 137,4, tapi turun tipis dari kuartal sebelumnya 138,3. Pelaku UMKM memberikan penilaian tertinggi terhadap kemampuan pemerintah menciptakan rasa aman dan tenteram serta menyediakan dan merawat infrastruktur.

Hasil riset ini sesuai dengan pernyataan Direktur Utama BRI Sunarso saat pemaparan kinerja keuangan BRI Kuartal I 2023 pada 27 April 2023 yang lalu. Sunarso mengungkapkan bahwa UMKM masih memiliki prospek yang cerah ke depannya. Prospek UMKM terdapat pada bisnis yang dekat dengan kebutuhan hidup, seperti makanan, makanan dan hulu hilirnya. Hulunya makanan adalah pertanian, terutama pertanian pangan itu tetap menarik bagi BRI.

“Jadi tetap yang menarik saya katakan adalah hal-hal yang terkait sama pangan termasuk hulu hilirnya. Hulu hilirnya di antaranya pertanian pangan kemudian produksi pangan itu sendiri, industri berbasis pangan, distribusi pangan, perdagangan pangan, dan kemudian baru makan saja tidak cukup, harus sehat, makanya yang terkait sama industri kesehatan itu yang kita support,” pungkas Sunarso.

Pesta Rakyat Kuluwung yang diadakan 4 tahun sekali di Bogor Timur Berlangsung meriah.

Kemeriahan Pesta Rakyat Kuluwung di Bekasi Timur. 3 Mei 2023 (Adi Gus Saputra)
Kemeriahan Pesta Rakyat Kuluwung di Bekasi Timur. 3 Mei 2023 (Adi Gus Saputra)

CHANEL7.TV, BOGOR – Pesta Rakyat Kuluwung yang digelar oleh 2 desa yang digabung, antara desa Sukamakmur dengan Desa Sukamulya, yang diadakan selama 2 Hari, yaitu dari tanggal 3 sampai 4 Mei 2023.

Pesta Rakyat ini dipanitiai oleh masing-masing Desa, dengan Ketua Panitia dari Desa Suka Makmur, Nuh Gunawan dan dari Desa Sukamulya, Obur Suherman.

Acara Kuluwung saat ini dihadiri oleh PLT Bupati Bogor, Bapak Iwan Setiawan, 2 Anggota DPRD Partai Gerindra, Pak Beben dan Pak Ansori Setiawan , Kepala Dinas Pariwisata serta Pejabat Muspida, Dan Warga Desa turut Hadir memeriahkan Pesta Rakyat Kuluwung yang selalu diadakan 4 Tahun Sekali setelah Hari Raya Lebaran.

Jangan Lewatkan dan hadiri , Pesta Rakyat Kuluwung di Bogor Timur yang hanya berlangsung selama 2 Hari, dari Tanggal 3 – 4 Mei 2023 dari Pukul 8 Pagi – 5 sore Waktu Indonesia Barat

PRINGARI HARI BAHKTI KE 59, LAPAS KELAS IIA MELAKUKAN UPACA DAN HALAL BIHALAL

CHANEL7.TV, KABUPATEN BEKASI – Lembaga Pemasyarkatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang melakukan kegiatan Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-59 dan Halal Bihalal Idul Fitri 1444 H secara Virtual Pada Selasa (02/5/2023).

Bertempat di Aula Toro Wiyarto Lapas Kelas IIA Cikarang dengan menindaklanjuti Surat Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nomor : SEK-UM.06.01-288 tanggal 28 April 2023.

Pelaksanaan Halal Bihalal Idul Fitri 1444 H Keluarga Besar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang melaksanakan kegiatan Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang kE-59 secara Virtual.

Dalam kegiatan tersebut nampak di hadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang, Pejabat Struktural Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang, Staf Pegawai dan PPNPN, Komandan Komando Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro serta jajaran, Komandan Koramil 12 Serang Baru serta jajaran,Wakil Kepala Polsek Cikarang Pusat serta jajaran,Ketua BNK Kab. Bekasi serta jajaran,Ketua Pengadilan Negeri Cikarang serta jajaran,Kepala Polres Metro Bekasi serta jajaran

Adapun rangkaian kegiatan tersebut diantaranya,pelaksanaan upacara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-59,kalapas juga membacakan amanat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Di hadapan peserta apel kalapas mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan momentum untuk saling silahturahmi dan saling memaafkan satu sama lain sehingga meningkatkan rasa empati dan solidaritas di Kementerian Hukum dan HAM

“kami petugas segera kembali bekerja dan berkinerja menjadi prioritas utama sesuai dengan jadwal,Perbuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan agar segera memenuhi target dan program” ucap Very Johanes.

Very menjelaskan bahwa sikap disiplin yang tinggi sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi publik, Memperbaiki pelayanan, pembinaan dan pengamatan dengan pemenuhan hak warga binaan dengan Memahami dan memaknai permenkumham no 22 tahun 2022 oleh seluruh insan pemasyarakatan, yang nantinya akan diturunkan pada peraturan dan juknis-juknis

“Mari terus bangun komitmen untuk membangun institusi yg baik dan dicintai masyarakat ,Halal Bihalal Kementerian Hukum dan HAM dan dilanjutkan Halal Bihalal Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang bersama FORKOPIMDA Kab. Bekasi”tandes Very.

SEA Games, Kamboja 2023 Langkah Kanan, Meski Belum Tajam. Indonesia vs Filiphina 3-0

CHANEL7.TV – TEGANG. Itu, perasaan yang bukan tidak mungkin memenuhi benak banyak penggila sepakbola nasional. Bayangkan, peluang datang begitu banyak, tapi gol tak juga tercipta, padahal babak pertama akan segera berakhir.

Beruntung di penghujunh waktu, Marcelino Ferdinan berhasil menjebol gawang Filiphina, 1-0. Alhamdulillah, di akhir babak kedua, laga pembuka Sea Games, Kamboja, Grup A, Irfan Jauhari dan Fajar Fathur Rahman bisa memperbesar kemengan menjadi 3-0. Laga dimainkan di Olympic Stadium, Pnom Penh, Kamboja Sabtu (29/4/2023) sore WIB. Ini merupakan kemenangan ke-10 dalam pertemuan tim nasional kita dengan Filiphina di arena pesta olahraga bangsa-bangsa Asean.

Kurang Tajam

Anak asuh Indra Sjafri sesungguhnya menguasai hampir sepanjang babak. Namun, kesan yang terlihat hampir semua pemain kurang tenang. Terlalu terburu-buru menjalankan bola. Akibatnya, passing tidak akurat. Kadang terlalu pelan, kadang malah bola justru menuju ke arah lawan.

Begitu juga peluang, Witan Sulaeman, pemain yang memiliki pengalaman lebih dari kawan-kawan, justru terkesan tidak memberilan suport yang baik. Bahkan peluang di pertengahan babak pertama yang begitu matang dan terbuka, tak mampu ia selesaikan.

Puncak dari kurang tajamnya tim nasional kita diperlihatkan saat Rizky Ridho gagal mengeksekusi penalti. Indonesia mendapat penalti setelah Witan Sulaeman dijatuhkan Rublico pada menit ke-59. Sepakan Rizky Ridho mampu dibaca dan digagalkan oleh Quincy Julian, kiper Filiphina yang tampil lumayan gemilang.

Menurut Waketum PSSI, Prof Zainudin Amali, anak-anaknya terlalu tegang karena ini laga pembuka. Untuk itu, intruksi dan skema pelatih tidak dapat dijalankan dengan mulus.

Alasan yang dapat dipahami, apalagi ZA, begitu sapaan Waketum PSSI itu, mantan pemain Liga Mahasiswa. Artinya, ZA memahami betul situasi dan perasaan pemain.

Meski demikian, perlu dicatat, bahwa persoalan paling mendasar di tim U22 ini adalah ketajaman untuk membuat gol. Bayangkan, jika saya tidak keliru, lebih dari delapan kali peluang yang diperoleh, tapi hanya tiga gol yang tercipta.

Pekerjaan rumah yang tidak mudah ini, harus segera bisa diatasi oleh PSSI. Persoalannya, nyaris tak ada klub-klub Liga-1 dan Liga-2 yang menggunakan pemain lokal di posisi ujung tombak. Padahal Fajar, Sananta, Jeam Kelly Sroyer, dan Witan adalah pemain-pemain yang dari kaki serta kepalanya kita harapkan gol tercipta. Sekali lagi, ini PR yang harus segera bisa dijawab oleh PSSI.

Jadwal berikutnya, 4 Mei 2023 jam 16.00 WIB Timnas Indonesia Vs Myanmar, di Morodok Techo National Stadium. Untuk mengamankan posisi agar bisa lolos dari grup A, laga itu juga harus bisa kira menangkan. Semoga saja Marselino dan kawan-jawan sudah bisa tampil lebih tenang. *M. Nigara*

Timnas Voli Putri Incar Perak di SEA Games 2023

CHANEL7.TV, JAKARTA– Timnas voli putri Indonesia bertekad meraih medali perak di SEA Games 2023 di Kamboja. Di SEA Games 2021 lalu, Indonesia hanya mendapatkan perunggu.

Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Thailand, Myanmar, dan Malaysia. Adapun Grup B terdiri dari Vietnam, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

“Bicara persaingan, kalau persaingan kita lawan Thailand, tahu sendiri Thailand sudah mengikuti event-event internasional. Yang kedua patokan kita ke Vietnam. Kalau kita mau perak, mau tidak mau harus all out saat bertemu di empat besar. Mudah-mudahan,” kata pelatih timnas voli putri Indonesia, Alim Suseno, seusai pelepasan timnas di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4/2023).

Menurutnya, dengan satu pool bersama Thailand, Myanmar, dan Malaysia, maka Indonesia harus meraih dua kemenangan. Kemenangan itu digapai dengan mengalahkan Myanmar dan Malaysia.

“Jadi harus kita ambil dua kali kemenangan untuk ke semifinal. Insyaallah ketemunya Vietnam di semifinal,” kata Alim Suseno.

Timnas Indonesia tetap membawa 14 pemain ke SEA Games 2023, meski yang akan beremain 12 orang. Dengan hanya membawa 12 pemain, maka quick spiker dan libero akan menjadi berkurang 1 orang.

“Kami akan memanfaatkan 12 pemain yang ada. Dengan libero satu dan satu spiker keluar, notabene membawa 4 outside, 2 opposite, 3 quicker, dan 1 libero (dua lagi toser),” kata Alim.

Saat ditanya mengapa tidak membawa 2 libero sehingga aman jika satu cedera atau kelelahan, Alim mengatakan, akan disiapkan salah satu dari 11 pemain lainnya.

“Kalau antisipasi itu terjadi? Kami siapkan pemain 11 lainnya. Tetapi mudah mudahan tidak terjadi. Sudah ada skema insyaallah,” katanya.

Kapten timnas voli putri Indonesia, Wilda Siti Nurfadhilah, mengatakan, dia dan rekan-rekannya sudah kompak banget.

“Kita sudah sangat kompak ya, kerja sama antarpemain luar biasa tahun ini,” kata Wilda, yang ikut mengantarkan BJB juara Proliga 2022 dan 2023 ini.

Menurutnya, skuad timnas Indonesia yang terbaik, walau tanpa pemain senior seperti Yolla Yuliana dan Shella Bernadetha. “Insyaallah bisa perak,” katanya.

Agen BRILink Tak Henti Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat Selama Hari Libur

CHANEL7.TV, JAKARTA – Periode hari libur juga diiringi dengan aktivitas perekonomian dan transaksi masyarakat. Untuk memberikan kemudahan bertransaksi dan akses keuangan yang luas di masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengembangkan layanannya melalui agen lakupandai-nya dalam hal ini AgenBRILink.

Hingga Maret 2023, AgenBRILink yang dimiliki BRI telah melayani masyarakat di 58.813 desa, atau lebih dari 70% jumlah desa di seluruh Indonesia. Secara total, jumlah AgenBRILink telah mencapai 650 ribu agen yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan siap melayani masyarakat. Adapun total nilai transaksi mencapai masyarakat di agen-agen tersebut dalam 3 bulan pertama tahun 2023 telah mencapai Rp 325,65 triliun.

Peningkatan transaksi AgenBRILink juga terjadi pada periode libur lebaran tahun lalu (Mei 2022), tercatat sebanyak 80.243.473 jumlah transaksi BRILink dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya (Mei 2021) dengan 71.755.999 transaksi. Artinya terdapat kenaikan transaksi BRILink hampir sebesar 12%. Ini menunjukkan kehadiran AgenBRILink terbukti sangat dibutuhkan masyarakat selama periode tersebut.

Dengan AgenBRILink, masyarakat dapat lebih mudah dan lebih dekat untuk memenuhi kebutuhan transaksi selama periode Ramadan dan libur lebaran mulai dari transfer, membayar zakat, membayar belanjaan di e-commerce, tarik tunai melalui Super App BRImo, serta membeli voucher game. Begitu juga untuk kebutuhan libur lebaran seperti penukaran uang, tarik tunai dari luar negeri, serta pembayaran tiket transportasi dan akomodasi mudik.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari meyakinkan masyarakat untuk tak perlu menahan diri meminta bantuan dan pelayanan kepada AgenBRILink yang tersebar di seluruh Indonesia. Dia memastikan, AgenBRILink tanpa henti berkontribusi untuk masyarakat meski dalam periode hari libur sekalipun.

Seperti halnya pada periode libur lebaran 2023 lalu, AgenBRILink tetap memberikan layanan perbankan terbaik bagi masyarakat. “Di antaranya menjamin kemudahan masyarakat dalam bertransaksi dengan memanfaatkan fasilitas tersedia termasuk keberadaan AgenBRILink,” ujarnya.

Tak hanya itu, BRI juga berinisiatif menempatkan AgenBRILink di titik-titik strategis dari perjalanan mudik maupun arus balik masyarakat. Salah satunya dengan bekerja sama dengan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan besar di Indonesia yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauhuni, Pelabuhan Ketapang, dan Pelabuhan Gilimanuk. Seperti diketahui, AgenBRILink telah dapat memfasilitasi pembelian tiket kapal feri.

Di luar kebutuhan tersebut, AgenBRILink juga tetap melayani kebutuhan harian masyarakat, di antaranya pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, dan transaksi lainnya.

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe