Selasa, Juli 28, 2026
Beranda blog Halaman 6

Masyarakat dan LSM laporkan galian Ilegal Hardani ke Mabes, Tangkap pelaku tambang ilegal di Jonggol

CHANEL7.TV, BOGOR – Masyarakat Jonggol dan sejumlah LSM resah akan Pelaku Galian C  tidak segera ditindak, Diduga Pengelola memiliki Bekingan, sehingga membuat kerusakan infranstruktur dan lingkungan tak terhindarkan. Dengan Leluasa mereka melakukan Aktifitas Galian C tanpa afa hambatan.

Laporan Masyarakat tidak ditanggapi aparat penegak Hukum, dan seolah tutup mata. diduga ikut menikmati hasil galian Ilegal tersebut.

Menurut Informasi, pemilik modal, Hardani melakukan aksinya dengan leluasa, memakai sejumlah orang kepercayaanya untuk melakukan lobi dengan aparat penegak hukum. Mereka selama bertahun- tahun memilih membagi hasil Galian Tanah Ilegal tersebut tanpa memperdulikan keluhan masyarakat. *Adi*

 

Ade Jaro atau Sahaja, Calon Bupati Bogor tahun 2024 2029 memberikan keterangan dan mengapresiasi Pesta rakyat Kuluwung di Desa Suka Mulya.

Pesta rakyat tersebut perlu dilestarikan sampai turun menurun, agar mendapat respon baik, bukan hanya setelah Hari Raya Lebaran saja, tetapi di Evenet tertentu juga di PErtunjukkan.

Kegiatan ini perlu diagendakan agar lebih baik. Kalau bisa dilihat dari antusiasme masyarakat yang berpartispiasi, penggalangan dana dari masyarakat bukti sangat luar biasa.

 

CHANEL7.TV, LAMPUNG – Warga meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau beberapa titik jalan saat mengunjungi Provinsi Lampung.

Sebab masih terdapat beberapa titik jalan rusak yang di wilayah tersebut.

Sehingga warga meminta dan berharap Presiden Jokowi melihat langsung jalan yang rusak parah.

Sementara Pemerintah Provinsi Lampung saat ini disibukkan dengan perbaikan konstruksi jalan menjelang kedatangan Presiden Jokowi pada Jumat (5/5/2023).

Satu di antara ruas jalan yang diperbaiki yakni jalan di Rumbia, Lampung Tengah.

Pelaksana konstruksi jalan, Subandi mengaku, proyek tersebut baru dikerjakan pada Senin (1/5/2023) dengan perbaikan efektif 20 km di sepanjang ruas jalan Rumbia.

Proses perbaikan jalan dikerjakan dari Simpang Randu, Rumbia hingga Bumi Nabung, Lampung Tengah.

“17 titik jalan yang akan dibeton nanti, paling panjang 900 meter, paling pendek 150 meter,” paparnya, Rabu (3/5/2023), dikutip dari TribunLampung.com.

Menurutnya proses pengerjaan proyek tersebut akan dilakukan hingga Desember 2023.

Ia membantah proses perbaikan jalan dilakukan mendadak karena Presiden Jokowi akan berkunjung ke Lampung.

“Kebetulan saja jalannya sudah viral, tapi rencana perbaikan sudah ada sebelumnya,” lanjutnya.

Rencana kunjungan Jokowi disambut baik oleh warga Lampung yang ingin kerusakan jalan di wilayahnya menjadi sorotan.

Warga Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Aan (33) meminta presiden tidak hanya meninjau ruas jalan di Rumbia, tapi juga sejumlah titik jalan yang berlubang dan sulit dilewati.

“Kalau Pak Presiden Jokowi mau ke Lampung untuk mengecek jalan. Ya harapan kami warga ini, pak Presiden mau mampir ke Metro untuk lihat jalanan di Metro yang pada rusak parah,” katanya.

CHANEL7.TV, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengonfirmasi bahwa Partai Hanura akan mendaftarkan kader mereka sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD DKI Jakarta, hari ini Rabu (10/5/2023) pagi.

“Hanura sesuai konfirmasi jam 10 pagi,” kata Ketua KPU DKI Jakarta, Sunardi saat dikonfirmasi, Rabu (10/5/2023).

Sebelumnya, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta menjadi partai politik pertama peserta Pemilu 2024 yang mendaftarkan Bakal Calon DPRD ke KPU Provinsi DKI Jakarta.

“Pecah telur,” kata Nurdin, salah satu Komisioner KPU DKI Jakarta, Senin (8/5/2023).

Pimpinan rombongan, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin pun membalas komentar salah satu komisioner KPU DKI Jakarta tersebut.

“Ini tanda-tanda kemenangan,” timpalnya, diikuti dengan ucapan Amin dari rombongan yang hadir.

Kemudian, rombongan yang hadir di 8 Mei 2023 ini hadir pula yang mendaftar 8 orang pimpinan DPW PKS DKI Jakarta.

CHANEL7.TV, PEKAN BARU- Pasien pria di Rumah Sakit Ibnu Sina, Kota Pekanbaru, Riau, berusia 19 tahun diduga dicabuli oleh seorang karyawan RS swasta itu yang juga seorang pria.

“Kejadian yang dialami oleh AD tersebut, saat ia sedang dirawat di RS Ibnu Sina,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, Kamis (11/5).

Saat itulah, pasien didatangi seorang pria dengan mengenakan baju kemeja warna oranye. Korban tidak mengingat ia memakai celana warna apa.

“Saat pelaku masuk dalam kamar rawat ruang Mina no 14, tempat korban dirawat, pelaku langsung menutup tirai, lalu pelaku melakukan perbuatan pelecehan seksual kepada korban,” ujar Andrie.

Merasa takut, korban lalu menghubungi keluarganya. Termasuk melaporkan ke pihak keamanan atas insiden yang telah terjadi.

“Pelaku masih dikejar, dugaan memang bekerja di rumah sakit tersebut. Korban juga saat itu sedang dirawat, pasien ini laki-laki dan diduga pelaku juga laki-laki,” ungkapnya.

Terduga Pelaku Dipecat

Sementara itu, Direktur RS Ibnu Sina Pekanbaru, dr. Tryanda Ferdyansyah, mengatakan pihaknya sudah memberhentikan oknum karyawan yang diduga telah melakukan pelecehan seksual tersebut.

Kejadian ini diduga dilakukan oknum karyawan kontrak yang baru bekerja selama 10 bulan. Ini merupakan musibah besar bagi RS Ibnu Sina Pekanbaru,” kata Tryanda.

Terkait proses hukum, Tryanda telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Polresta Pekanbaru untuk kelancaran penyelidikan. Beberapa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi telah diamankan.

“Kami mendukung tindak lanjut proses hukum pada kasus ini. Kami juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Sebab walaupun ini dilakukan oleh oknum, namun kejadian tak pantas ini terjadi di rumah sakit kita,” pungkasnya.

Beginiliah keadaan dari salah satu Sarana pendidikan, saat tim Chanel7 mendatangin Sekolah dasar nergeri Pulogebang 13 yang berada di Jl. Rawa Kuning, Jakarta Timur.

dapat kita lihat dalam video, bahwa plafom di area lorong sekolah itu terkelupas, sampai di beberapa bagian berlubang, juga bekas dari jejak air hujan yang sudah berlumut karena bocor, dan dibiarkan begitu saja oleh pihak sekolah.

Kami menunggu tanggapan dari pihak Kepala Sekolah SDN Pulogebang 13 terkait kurang terawatnya dasilitas pendidikan di sekolah ini.

dari Jakarta Timur, tim Chanel7 tivi melaporkan

 

CHANEL7.TV, TUBAN – Kecelakaan maut melibatkan dua motor terjadi di Jalan Tuban-Palang, KM 7-8 Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Minggu (21/5/2023), dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara motor meninggal dunia di tempat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyono, mengatakan semula Honda Tiger nopol S-5162-JH yang dikendarai Wahyu Indarto (20) Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Tuban, melaju dari arah barat gerak kanan masuk jalur kanan.

Saat bersamaan datang dari arah berlawanan Honda Supra nopol S-4960-HS yang dikendarai Nauval Agus Taufiqurrohman (23) Desa Dawung, Kecamatan setempat.

“Kecelakaan tak terelakkan, benturan keras hingga membuat dua pengendara meninggal dunia,” ujarnya kepada wartawan.

Perwira pertama itu menjelaskan, begitu mendapat laporan kecelakaan, tim unit laka langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pertolongan.

Kedua korban meninggal dunia itu selanjutnya dibawa ke RSUD dr R Koesma Tuban.

Atas kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti sepeda motor dan STNK.

“Diduga pengendara motor tiger tidak konsentrasi saat melaju hingga terjadi kecelakaan, untuk kerugian materi Rp 2 juta,” pungkasnya.

Sidoarjo – Aksi tega Masriah, yang menyiram air kencing hingga tinja ke rumah tetangganya, berujung penetapannya sebagai tersangka. Saat ini, Masriah tengah menanti sidang yang akan digelar pekan depan.

Diketahui, teror yang dilakukan Masriah ke rumah tetangganya, Wiwik Winarti sempat viral. Masriah juga telah dilaporkan oleh menantu Wiwik ke polisi. Ia sudah diperiksa, namun kasus ini akhirnya ditangani Satpol PP.

Aksi Masriah ini dilakukan karena rumah yang ditempati Wiwik awalnya merupakan milik adik Masriah. Rumah itu lantas dijual adik Masriah kepada Wiwik.

Namun, Masriah rupanya ingin memilikinya. Ia lalu kerap menyiram air kencing, tinja, air comberan hingga melempar sampah ke rumah Wiwik. Aksi Masriah ini agar Wiwik dan keluarganya tak betah dan akhirnya rumah tersebut dijual murah ke dirinya.

Meskipun telah menjadi tersangka, ia tidak ditahan dan memakai rompi tahanan. Karena, penetapan tersangka pada Masriah ini dilakukan oleh Satpol PP, bukan polisi. Masriah menjadi tersangka karena melanggar perda.

Kasi Binwasluh Satpol PP Sidoarjo Anas Ali Akbar mengatakan, Masriah tidak ditahan. Ia hanya melanggar tindak pidana ringan atau tipiring.

“Meski sudah ditetapkan menjadi tersangka, Ibu Masriah tidak ditahan, karena tersangka melanggar tidak pidana ringan. Tapi putusan itu di tangan hakim saat sidang nanti,” kata Anas di Kantor Satpol PP Sidoarjo, Selasa (23/5/2023).

Rencananya, Masriah akan disidang pekan depan. Sidang akan digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo pada Rabu (31/5/2023). Sidangnya akan terbuka untuk umum.

“Rencana kasus tersebut akan disidangkan pada tanggal 31 Mei 2023 di Pengadilan Negeri Sidoarjo. Dalam sidang nanti terbuka untuk umum,” jelas Anas.

Penetapan tersangka ini usai Satpol PP Sidoarjo meminta keterangan dari Masriah. Usai Senin (22/5), pihaknya melakukan gelar perkara untuk menentukan hukuman pada Masriah.

“Ibu Masriah ditetapkan menjadi tersangka, kasus penyiraman air kencing dan tinja,” kata Anas.

Anas menjelaskan, gelar perkara ini melibatkan jajaran Konsultasi Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS. Termasuk, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo serta Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo.

“Masriah melanggar Perda Nomor 10 tahun 2013. tindak pidana ringan pasal 8 ayat (1) huruf C. Dengan ancaman denda paling banyak Rp 50 juta, atau kurungi paling banyak 3 bulan penjara,” terang Anas.

Masriah tiba di Kantor Satpol PP Sidoarjo sekitar pukul 09.00 WIB. Masriah datang dengan didampingi Kades Jogosatru, Sugito.

Wanita berusia 56 tahun itu langsung menuju ke ruang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Sidoarjo. Usai 1 jam menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Satpol PP langsung menetapkan Masriah sebagai tersangka.

Namun, karena menjadi tersangka kasus tindak pidana ringan (tipiring), Masriah tidak ditahan. Ia pun pulang ke kediamannya.

Masriah pun terus menunduk saat keluar dari gedung Satpol PP Sidoarjo. Langkahnya terburu-buru. Ia terlihat menghindari kejaran awak media.

Masriah juga enggan memberikan komentar sedikit pun. Berkali-kali ditanya oleh awak media, Masriah hanya tertunduk dan membisu.

GEMPAR! Penemuan Mayat Korban Mutilasi di Solo Mulai Menemui Bukti bukti

CHANEL7.TV, SOLO – Polisi mulai menemukan titik terang mengenai kasus pembunuhan disertai mutilasi menyusul penemuan beberapa potongan tubuh manusia di wilayah Solo dan Sukoharjo pekan lalu.

Diketahui, temuan beberapa bagian tubuh manusia pada Minggu (21/5/2023) sempat mengejutkan warga di wilayah Solo dan Sukoharjo.

Belakangan korban mutilasi itu diketahui berinisial R.

Menurut tetangga korban, Rosyid, R terakhir kali terlihat pada Kamis (18/5/2023) pekan lalu.

Setelah diketahui identitas korban, kini polisi mulai mendalami motif di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban R.

Dalam penyelidikan sementara pihak kepolisian, motif cinta segitiga dan utang piutang melatarbelakangi kasus pembunuhan ini.

Namun polisi masih terus melakukan pendalaman terkait motif pelaku menghabisi nyawa R.

“Motif sementara kisah cinta segitiga maupun utang piutang. Kita masih mendalami,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit kepada TribunSolo.com, Sabtu (27/5/2023).

Dugaan motif tersebut muncul setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi selama 7 hari belakangan ini.

Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit mengatakan dugaan motif pembunuhan tersebut didapat setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap lebih kurang 20 saksi.
“Untuk saksi sudah 20 orang lebih diperiksa,” ujarnya.

“Dan dari puluhan saksi itu ada 1-2 saksi yang bisa membuat terang kasus mutilasi (termasuk dugaan motif sementara),” tambahnya.

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe