Kamis, Agustus 6, 2026
Beranda blog Halaman 59

Karang Taruna Desa Karang Baru Mendukung Keras Aksi Kaum pengangur

0

CHANEL7.TV, KAB. BEKASI – Ketua karang taruna desa karang baru mendukung penuh aksi kaum pengangguran di pemkab kabupaten bekasi dan DPRD kabupaten bekasi.

Kaum pengangguran Bekasi unjuk rasa depan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemkab) Bekasi untuk menyuarakan dan mengadukan serta menuntut hak nya kepada pemerintah agar bisa membantu para pengangguran Bekasi yang mencapai 250rb lebih menurut data BPS.

Dwi Haryanto selaku koordinator aksi menginginkan warga Bekasi mendapatkan kerja layak ditengah kemiskinan ekstrim yang melanda wilayah kabupaten Bekasi. Beliau juga mengatakan Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri terbesar se-Asia tenggara.

“Kita datang kesini guna menuntut hak kami selaku warga Bekasi agar bisa bekerja di tengah ribuan pabrik dan Bekasi merupakan memiliki 7 kawasan industri yang menjadikanya sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara,” Ungkap koordinator aksi tersebut Dwi Haryanto atau biasa disapa Lepay.

Massa menuntut Pj. Bupati mundur dari jabatannya karena dianggap tak mampu menekan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kami datang kesini juga untuk menuntut agar PJ Bupati Bekasi Mundur dari jabatannya karena kami menganggap gagal dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bekasi ini,” Tambahnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna alpian selaku mahasiswa hukum UPB menuturkan, bahwasanya asalkan aksi pengangguran ituh tidak ditunggangi kepentingan golongan.

Saya mendukung penuh pemerintah untuk segera mengatasi pengangguran yang ada di kabupaten bekasi.

“seharusnya sudah tidak lagi ada isue pengangguran lokal yg notabennya ituh di wilayah kabupaten bekasi banyak pelaku usaha, ada banyak pt , cv ataupun program umkm dari pemerintah, dan pemerintah juga sudah membuat payung hukum terkait di utamakan pekerja lokal”,ucapnya.

Berdasarkan perda no 4 tahun 2016 dan perbup no 19 tahun 2019, perda no 6 tahun 2015 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,

“bahwasanya pemerintah kabupaten bekasi juga harus merubah sistem rekrutmen perusahaan yang semeraut yang di manfaatkan oleh oknum tertentu , sehingga mempersulit masyarakat lokal untuk masuk kerja”,tutupnya.

Dapat Modal & Inkubasi Bisnis, UMKM Pesta Rakyat Simpedes BRI Sukses Jadi Produsen Snack di Jawa Timur

CHANEL7.TV, PASURUAN – UMKM Snack Super Heru menjadi bukti bahwa usaha bisnis bisa dibangun dengan modal yang minim dan ketekunan. Hanya dengan modal awal ratusan ribu rupiah, Heru Nurwahyudin, produsen snack asal Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bisa jadi pebisnis besar. Bahkan kini, dia bisa meraup omzet ratusan juta rupiah per tahun.

Ditemui di pameran UMKM acara Pesta Rakyat Simpedes (PRS) yang digelar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Taman Chandra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Heru menceritakan kisah perjalanan panjang bisnis snack miliknya.

Dimulai pada 2014, kala itu Heru baru saja resign dari pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta. Setelah mengundurkan diri, pria yang kala itu usianya masih berusia 30 tahun itu sempat mencoba mencari kerja di tempat lain. Namun berbulan-bulan, dia tak kunjung mendapat pekerjaan baru.

“Selama berbulan-bulan jobless, nggak ada pemasukan, akhirnya bingung, pingin usaha sendiri,” kenangnya.

Kala itu, pria berkacamata ini masih bingung bagaimana cara memulai bisnisnya. Dia tak tahu harus berjualan apa. Sama sekali tanpa pengalaman wirausaha, modal pun tak banyak.

Tak patah semangat, Heru pun bergabung ke Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Malang. Dia tertarik dengan pelatihan hasil pengolahan pertanian. Pelatihan demi pelatihan produksi olahan.

Bersama 10 orang teman sesama anggota BLK, Heru pun memberanikan diri membuka usaha snack camilan. Modal awal ia dapat dari patungan. Masing-masing orang patungan uang Rp250 ribu, hingga terkumpul modal sekitar Rp2,5 juta.

Dari uang itu, dia belikan bahan-bahan dasar membuat olahan snack seblak pedas. “Nama awalnya My Snack, tapi kurang menarik, akhirnya pakai Super Heru yang gampang diingat. Super Heru sendiri plesetan dari kata Superhero, harapannya bisa jadi hero-nya UMKM di Indonesia,” jelasnya.

Mendapat Pinjaman Hingga Literasi Digital Dari BRI

Pemasaran produk camilan sendiri, menurut Heru, memang gampang-gampang susah. Apalagi sudah banyak saingan camilan ringan serupa di pasaran. Sebagai pendatang baru kala itu, bapak dua anak ini harus memasarkan produknya secara door to door.

Dia mengenalkan camilan pedasnya keluar masuk dari kantor ke kantor. “Termasuk ke kantor BRI Malang. Sampai saya kenal pimpinannya, staf-stafnya, karena sering ke BRI dan produknya banyak dapat sambutan bagus. Saya akhirnya ditawari pinjaman KUR BRI,” jelasnya.

Tidak hanya diberi kemudahan pinjaman modal usaha, UMKM snack Super Heru ini juga diikutkan program BRI Inkubator dan mendapatkan pendampingan dari Rumah BUMN di Malang sejak 2017. Dari sanalah, bisnisnya mulai berkembang pesat. Ia berkesempatan memasarkan secara digital produknya di aplikasi Padi UMKM.

Heru juga makin dibuat melek strategi bisnis dengan pelatihan-pelatihan manajemen keuangan hingga pemasaran. Termasuk penggunaan teknologi dalam pemasaran, seperti pembayaran dengan QRIS dan penjualan di berbagai platform marketplace onljne.

Ilmu-ilmu manajemen bisnis ini sangat berguna di kala pandemi Covid-19. Di tengah banyaknya pelaku usaha yang gulung tikar, UMKM Super Heru masih mampu bertahan.

Berkat kerja kerasnya, UMKM snack Super Heru kini bisa meraup omzet ribuan kali lipat. Dari awalnya hanya beromzet puluhan ribu, kini Heru bisa mendapat omzet hingga Rp450 juta per tahunnya. Varian snack jualannya pun bertambah. Tidak hanya seblak pedas, tapi juga makaroni, basreng, sus kering, hingga camilan tradisional samiler.

“Penjualannya kita pakai sistem reseller. Dan paling banyak memang di wilayah Malang. Di luar itu kita pernah kirim ke Surabaya, Bandung, Jakarta, Bali. Kalau online kita sampai ke Hongkong dan Singapura,” ujarnya.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa Pesta Rakyat Simpedes BRI merupakan bentuk nyata dukungan BRI terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini menjadi fokus utama BRI dalam melakukan pemberdayaan UMKM sekaligus meningkatkan literasi digital.

Dalam literasi digital, BRI terus mensosialisasikan penggunaan QRIS BRI sebagai bentuk edukasi digitalisasi finansial kepada masyarakat. “Tentunya hal ini sejalan dengan komitmen PRS untuk mengajak seluruh UMKM semakin pede meraih peluang sehingga mampu meraih peluang di segala lini bisnis”, pungkasnya.

AIPF 2023, Kepala Negara ASEAN Simak Showcase Ekosistem Sustainable & Innovative Financing BRI dari Holding Ultra Mikro, ESG, hingga AgenBRILink

CHANEL7.TV, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmi membuka ajang flagship event ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) 2023 pada 5 September 2023 di Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 5-6 September 2023 ini menampilkan showcase dari berbagai program BUMN dan perusahaan swasta yang mendukung tiga isu utama AIPF.

Menteri BUMN RI Erick Thohir mengungkapkan bahwa terdapat tiga isu utama yang diangkat, yakni infrastruktur hijau dan rantai pasok, transformasi digital dan kreatif ekonomi serta pembiayaan yang berkelanjutan dan inovatif. “Melalui forum ini, Indonesia berupaya untuk mendorong pembangunan kawasan keberlanjutan,” ujar Erick.

BRI yang turut mendukung kegiatan tersebut hadir menampilkan langsung berbagai inovasi dalam menyediakan berbagai layanan/akses keuangan serta pemberdayaan UMKM pada showcase Sustainable & Innovative Financing. Direktur Kecil & Menengah BRI Amam Sukriyanto menjadi narasumber dalam showcase tersebut menjelaskan berbagai terobosan BRI dalam mewujudkan dan membangun keuangan/pembiayaan yang berkelanjutan, yaitu:

  1. Holding Ultra Mikro sebagai sumber pertumbuhan baru BRI segmen ultra mikro,
  2. Peningkatan inklusi keuangan melalui AgenBRILink,
  3. Peran BRI sebagai Front-Runner Sustainable Finance di Indonesia yang memiliki pinjaman berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) terbesar di Indonesia,
  4. Program Net Zero Emission “BRI Menanam” serta Pemberdayaan UMKM, dan
  5. Berbagai inisiatif transformasi digital lewat “Senyum Mobile” hingga super app “BRImo”.

Amam mengungkapkan bahwa sejak September 2021, BRI resmi membentuk Holding Ultra Mikro bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Tercatat hingga akhir Juni 2023, Holding Ultra Mikro telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 36 juta nasabah pinjaman dan 162 juta nasabah simpanan mikro. Akses pembiayaan/pinjaman terhadap segmen ultra mikro tersebut akan terus ditingkatkan hingga 45 juta nasabah pada tahun 2024. Guna meningkatkan inklusi keuangan dan memperluas akses terhadap penyediaan layanan finansial bagi nasabah ultra mikro, Holding Ultra Mikro terus memperluas kehadiran outlet Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) yang saat ini telah mencapai lebih dari 1.013 unit di seluruh Indonesia, sebagai essential hubs dalam penyediaan layanan BRI, Pegadaian, dan PNM dalam satu pintu.

Sebagai Front-Runner Sustainable Finance di Indonesia, kredit berbasis ESG (Environmental, Social, Governance) BRI menjadi yang terbesar di Indonesia. Porsi kredit ESG BRI per Juni 2023 telah mencapai 67,2% dari total portofolio kredit, atau senilai Rp732,3 triliun.

Selain itu pada 2022, BRI juga meluncurkan inisiatif ESG yang disebut “BRI Menanam”. Hal ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, serta kekuatan kolaborasi dan keterlibatan dengan pelanggan dan komunitas perjuangan menghadapi perubahan iklim. BRI menjadi role model dalam peningkatan awareness terkait isu lingkungan kepada nasabah melalui program BRI Menanam, dimana 1 bibit tanaman diberikan kepada nasabah baru KUR. Dimana saat ini telah dibagikan 680.000 bibit tanaman di lebih dari 2.200 Desa di seluruh Indonesia.

Di bidang pemberdayaan UMKM dan sosial, BRI juga mempunyai inisiatif bernama “BRILiaN Village” atau Desa BRILiaN. Melalui program ini, bertujuan mendukung Pemerintah dalam meningkatkan ketahanan ekonomi dengan memberdayakan masyarakat pedesaan melalui peningkatan kapasitas, pelatihan bisnis, literasi digital, dan pembangunan berkelanjutan. Hingga Juni 2023, BRI telah memberdayakan lebih dari 2.400 Desa BRILiaN di seluruh Indonesia.

Amam juga menjelaskan peran BRI dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui Agen BRILink, dimana saat ini BRI telah memiliki 666 ribu Agen BRILink yang tersebar di 59.205 desa atau meng-cover lebih dari 80% dari total desa di Indonesia. Agen BRILink sendiri merupakan perluasan layanan BRI dimana BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online dengan konsep sharing fee.

Inklusi keuangan juga didorong melalui layanan BRImo. BRImo merupakan Super Apps digital banking milik BRI untuk memberikan kemudahan bagi nasabahnya dalam bertransaksi. Dengan mengaktifkan BRImo, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi melalui handphone tanpa harus ke bank. Hingga akhir Juni 2023 jumlah user BRImo telah mencapai lebih dari 27,8 juta. Dengan jumlah transaksi mencapai 1,3 miliar (tumbuh 89,6% YoY) dengan nilai volume transaksi telah menyentuh Rp 1.895 Triliun (76,2% YoY).

Para Petani Bekasi Utara Mendatangi Kantor PJT II Bekasi Dan Pihak DLH UPTD II

CHANEL7.TV, KAB. BEKASI – Ditengah fenomena El Nino yang Berdampak Kekeringan di sejumlah wilayah khusus nya di bagian Utara wilayah Sukawangi kabupaten Bekasi, puluhan petani dan perwakilan masyarakat sukawangi mendatangi kantor PJT II yang ada di Bekasi jalan Ir , Juanda Kota Bekasi . Rabu (06/09/2023)

Perwakilan petani kecamatan Sukakarya Cabangbungin dan sukawangi mendesak untuk bertemu dengan direktur cabang PJT II Bekasi terkait pasokan air dan pengaturan air di kali serengseng Cikarang hilir wilayah sukawangi , di mana kali serengseng Hilir belum mendapatkan pasokan aliran air , sehingga pada yang di semai dan di tanam mengalami kegagalan (kekeringan) .

” Alhamdulillah pada pagi ini kita mendatangi kantor PJT II Bekasi di terima oleh para petugas pengamat Sukatani dan kepala seksi wilayah , pada pukul 11.00 wib debit air sudah di dorong oleh pihak PJT II untuk mengaliri kali serengseng Cikarang hilir sebanyak 7,33 kubik untuk mengaliri kali serengseng Cikarang hilir di wilayah 27 .” Ucap ustadz Jejen

Sementara di tempat lokasi pihak UPTD II dari DLH Sumardi dirinya bersama rekorder lain nya stanbay dengan menurunkan armada dan alat berat untuk membersihkan sampah yang ada di wilayah kali serengseng Cikarang hilir.

” Kami dari UPTD II siap mengangkut sampah yang ada di wilayah kali tersebut dimana beberapa hari ini sempat viral terkait sampah yang menjular sepanjang kali serengseng Cikarang hilir .

Kami berharap air yang masuk bisa mendorong sampah yang terbenam di lumpur , upayakan air biar masuk terlebih dahulu untuk mengalir kali tersebut agar kami bisa lebih mudah untuk mengangkat sampah sampah tersebut , pastikan kita bersama sama mengawasi debet air yang masuk agar semuah nya dapat berjalan lancar,”cetus Sumardi di lokasi .

” Kami siapkan 7 armada dan alat berat (Beko) yang siap membersihkan sampah di saluran kali tersebut ,”tegasnya .

AIPF 2023: Tantangan di Tengah Potensi Ekonomi ASEAN, Dirut BRI Ungkap Inovasi Pemberdayaan UMKM

CHANEL7.TV, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmi membuka ajang flagship event ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) 2023 pada 5 September 2023 di Jakarta. Dalam ajang yang dihadiri para petinggi negara ASEAN itu, Jokowi mengemukakan terdapat tantangan di tengah potensi besar dari perekonomian ASEAN.

Menurutnya, dengan populasi 680 juta jiwa, ASEAN merupakan pasar yang potensial dengan peluang investasi yang menjanjikan. Namun rivalitas geopolitik yang menajam khususnya potensi konflik di Kawasan Indo-Pacific menjadi perhatian tersendiri.

“Oleh itu ASEAN Indo Pacific Forum hadir untuk mengubah rivalitas Indo-Pacific menjadi kerjasama yang bermanfaat serta membangun habbit of cooperation yang win win formula tanpa satupun merasa dikucilkan,” ucap Jokowi sekaligus membuka resmi AIPF 2023.

Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir dalam pembukaan acara mengatakan ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) menjadi ruang bagi Indonesia untuk membuka peluang dan potensi kerja sama yang lebih terkoneksi dan terintegrasi.

“Melalui forum ini, Indonesia berupaya untuk mendorong pembangunan kawasan keberlanjutan. Terdapat tiga isu utama yang diangkat, yakni infrastruktur hijau dan rantai pasok, transformasi digital dan ekonomi kreatif, serta pembiayaan yang berkelanjutan dan inovatif,” ujar Erick.

Seperti diketahui, ASEAN merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan pasar yang berkembang dan populasi yang produktif. Ketiga isu pada ajang AIPF tersebut juga menjadi perhatian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI selaku perbankan yang terlibat aktif dalam kemajuan ekonomi Indonesia.

Menjadi pembicara pada plenary session “Quick Glance on the Three AIPF Subthemes” di hari pertama (5/9), Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa BRI selama ini berkomitmen memajukan ekonomi Indonesia melalui pelayanan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Namun di sisi lain, terdapat tantangan dari segi biaya dan risiko operasional yang tinggi karena mencakup infrastruktur dan sumber daya manusia secara luas.

“Menanggapi tantangan ini kita harus melakukan transformasi digital dan menciptakan produk dan layanan keuangan yang inovatif. Kami juga terus menjajaki peluang-peluang baru termasuk merambah lebih dalam ke segmen terkecil yaitu ultra mikro,” ucap Sunarso.

Sunarso menceritakan pada awalnya, segmen ultra mikro di Indonesia potensinya mencakup sekitar 65 juta unit usaha mikro, dimana sekitar 14 juta usaha ultra mikro belum memiliki akses terhadap pendanaan. Sebagai bentuk kontribusi, sejak September 2021, BRI resmi membentuk Holding Ultra Mikro bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Holding Ultra Mikro diharapkan dapat menjadi katalis pencapaian social development goals dengan memberdayakan dan memperluas akses layanan perbankan yang setara kepada masyarakat unbanked dan underbanked. Dampak finansial, sosial, dan ekonomi dari Holding Ultra Mikro kepada para nasabah juga cukup signifikan.

Tercatat hingga akhir Juni 2023, Holding Ultra Mikro telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 36 juta nasabah pinjaman dan 162 juta nasabah simpanan mikro. Akses pembiayaan/pinjaman terhadap segmen ultra mikro tersebut akan terus ditingkatkan hingga 45 juta nasabah pada tahun 2024.

Guna meningkatkan inklusi keuangan dan memperluas akses terhadap penyediaan layanan finansial bagi nasabah ultra mikro, Holding Ultra Mikro terus memperluas kehadiran outlet Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) yang saat ini telah mencapai lebih dari 1.013 unit di seluruh Indonesia, sebagai essential hubs dalam penyediaan layanan BRI, Pegadaian, dan PNM dalam satu pintu.

“Pembentukan Holding Ultra Mikro sendiri adalah untuk melayani usaha ultra mikro dan UMKM secara terstruktur. Tujuan itu sendiri untuk memperluas jangkauan, memperdalam layanan keuangan formal dan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan,” lanjut Sunarso.

Tidak hanya fokus melayani dan memberdayakan usaha mikro dan UMKM, BRI juga menunjukkan komitmen kuat sebagai perbankan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan pertimbangan Lingkungan, Sosial, dan tata Kelola (ESG) ke dalam praktik bisnis inti.

Pada 2022, BRI meluncurkan inisiatif ESG yang disebut “BRI Menanam”. Hal ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, serta kekuatan kolaborasi dan keterlibatan dengan pelanggan dan komunitas perjuangan menghadapi perubahan iklim.

Di bidang sosial, BRI juga mempunyai inisiatif bernama “BRILiaN Village” atau Desa BRILiaN. Melalui program ini, bertujuan mendukung Pemerintah dalam meningkatkan ketahanan ekonomi dengan memberdayakan masyarakat pedesaan melalui peningkatan kapasitas, pelatihan bisnis, literasi digital, dan pembangunan berkelanjutan. Hingga Juni 2023, BRI telah memberdayakan lebih dari 2.400 Desa BRILiaN di seluruh Indonesia.

“Kesimpulannya, melayani dan memberdayakan usaha mikro dan UMKM bukan hanya soal bisnis, namun yang lebih penting adalah mewujudkan kesejahteraan sosial. Semoga konsep tersebut tidak hanya bisa diterapkan di Indonesia, tapi juga di kawasan ASEAN dan juga negara-negara lain,” tutup Sunarso.

Menteri BUMN Erick Thohir Dorong Pembiayaan Berkelanjutan dalam Pembukaan ASEAN-Indo Pacific Forum (AIPF), BRI Siap Perbesar Portofolio Pembiayaan

CHANEL7.TV, JAKARTA –  Presiden Joko Widodo membuka pertemuan ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) 2023, Selasa (05/09). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menuturkan, ekonomi ASEAN terbukti tangguh di tengah melemahnya ekonomi dunia. Dalam event yang dihadiri oleh Kepala Negara ASEAN serta Menteri Kabinet Indonesia Maju tersebut Presiden Joko Widodo menambahkan, ekonomi ASEAN terus tumbuh melebihi pertumbuhan ekonomi global dan kawasan lainnya.

Ekonomi global kini menghadapi tantangan untuk tetap menjaga stabilitas dalam menghadapi tantangan dan perubahan. ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) yang digelar pada 5-6 September 2023 di Jakarta menjadi forum untuk mendorong perekonomian, terutama di ASEAN.

Menteri BUMN Erick Thohir yang hadir dalam pembukaan acara mengatakan, forum ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) menjadi ruang bagi Indonesia untuk membuka peluang dan potensi kerja sama yang lebih terkoneksi dan terintegrasi.

“Melalui forum ini, Indonesia berupaya untuk mendorong pembangunan kawasan keberlanjutan. Terdapat tiga isu utama yang diangkat, yakni infrastruktur hijau dan rantai pasok, transformasi digital dan kreatif ekonomi serta pembiayaan yang berkelanjutan dan inovatif,” ujarnya. Seperti diketahui, ASEAN merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan pasar yang berkembang dan populasi yang produktif.

Bank BRI sebagai bank UMKM terbesar di Indonesia, turut mendukung isu strategis AIPF, salah satunya melalui fokus meningkatkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan serta pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, BRI telah menyiapkan transformasi digital sebagai strategi menciptakan produk dan layanan keuangan yang inovatif. “Kami juga terus menjajaki peluang-peluang baru termasuk merambah lebih dalam ke segmen terkecil yaitu ultra mikro,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2021, dibentuknya Holding Ultra Mikro bersama Pegadaian dan PNM membuat ekspansi pembiayaan semakin luas. Pegadaian sendiri yang merupakan pemberi pinjaman gadai terbesar di Indonesia, berkolaborasi dengan PNM yang unggul dalam pinjaman berbasis kelompok. Sejak terbentuknya Holding UMi, pinjaman yang disalurkan telah menyentuh lebih dari 36,1 juta usaha mikro dan ultra mikro.

Selain pemberdayaan, dukungan BRI terhadap isu yang diusung AIPF pada infrastruktur hijau ditunjukkan melalui inisiatif ESG. Penerapan kredit berbasis ESG porsinya telah mencapai 67,2% dari total portofolio kredit, atau senilai Rp732,3 triliun hingga akhir kuartal II- 2023.

Total kredit berbasis ESG yang dimiliki BRI tersebut semakin memperkuat posisi BRI sebagai front-runner on sustainable bank di Indonesia atau pemilik portofolio sustainable finance terbesar di Indonesia. Hal tersebut tak terlepas dari komitmen BRI yang terus memperkuat praktik keuangan berkelanjutan yang menjadi strategi utama perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang. Adapun penopang utama pertumbuhan kredit berbasis ESG BRI yakni aspek sosial melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tak hanya itu, aksi lainnya yakni pada tahun 2022, BRI juga menerbitkan Green Bond senilai Rp5 triliun. Sebagian dari dana yang terhimpun, disalurkan ke proyek Renewable Energy (mendukung SDGs No 7: Affordable and Clean Energy dan SDGs No 13; Climate Action).

Dari sisi operasional pun BRRI telah menggunakan kendaraan listrik, yakni 97 mobil listrik, 50 motor listrik sebagai kendaraan Operasional kantor. Bank bersandi BBRI ini juga telah memiliki SPKLU (Stasiun  Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di Lingkungan Kantor Pusat BRI. Selain itu, sebanyak 12 unit kerja BRI telah menggunakan panel surya sebagai alternatif penggunaan listrik.

Hari Pertama Ajang ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF), Dirut BRI Bicara Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

CHANEL7.TV, JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) Sunarso akan menjadi pembicara dalam ajang internasional ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) pada hari pertama, Selasa sore di Hotel Mulia, Jakarta (05/09) dan dapat disaksikan langsung melalui youtube resmi Kementerian BUMN RI.

Sunarso akan memaparkan bagaimana digitalisasi mendorong transformasi industri perbankan dengan sangat cepat sehingga meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM sebagai bisnis inti BRI.

Dalam plenary session tersebut Sunarso akan menjadi pembicara bersama CSO Standard Chartered Marisa Drew, CEO Thales Group Patricia Caine, President of Microsoft Asia Ahmed Mazhari, COO of Masdar Abdulaziz Alobaidii dan Chair of the UK-ASEAN Business Council and Member of House of Lords The Rt Hon Lord Vaizey.

AIPF merupakan acara flagship yang diselenggarakan Indonesia sebagai rangkaian acara KTT ASEAN 2023. Menteri BUMN Erick Thohir menyebut AIPF menjadi momen yang tepat bagi BUMN untuk menunjukkan peran strategisnya dalam pembangunan nasional.

“AIPF juga jadi momentum untuk menunjukkan peran strategis BUMN, serta memperluas kerja sama investasi pada proyek-proyek strategis BUMN untuk kemajuan Indonesia dan memperkokoh posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” kata Erick beberapa waktu lalu.

Gelaran yang berlangsung pada 5-6 September 2023 ini akan mengangkat tiga isu utama yakni infrastruktur hijau dan rantai pasok, transformasi digital dan kreatif ekonomi serta pembiayaan yang berkelanjutan dan inovatif di sektor ultra mikro, dan MSME.

Sebab, berkaitan erat dengan transformasi digital yang ditempuh perseroan dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui strategi yang inovatif. Sehingga, hal tersebut dapat turut serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi kepercayaan pemerintah kepada BRI sehingga kami dapat turut serta dalam acara ini. Keterlibatan aktif BRI dalam event ini diharapkan dapat mempromosikan kekuatan ekonomi Indonesia di mata dunia khususnya di wilayah Asia Pasifik, serta memberikan dampak signifikan bagi perekonomian negara,” kata Sunarso.

“Dengan transformasi yang tengah dijalankan, BRI menjadi lebih siap menghadapi tantangan di industri perbankan modern. Dan kami pun siap merealisasikan visi kami pada 2025 yaitu menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion,” ujarnya menegaskan.

Dengan demikian, BRI diharapkan dapat menjadi salah satu katalis bagi Indonesia sebagai pemangku kepentingan dalam mendukung ASEAN menjadi salah satu episentrum pertumbuhan global.

“Dalam hal tersebut tentunya BRI dapat berperan lebih bagi Indonesia melalui peran perbankan yang inovatif dalam mewujudkan pertumbuhan dan pembangunan yang berkelanjutan. Terutama di sektor UMKM sebagai fokus utama BRI,” tutur Sunarso menekankan.

Sunarso sendiri adalah seorang bankir senior yang menjabat sebagai CEO BRI Group setelah ditunjuk oleh Kementerian BUMN pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan sejak 2 September 2019. Sebelumnya Sunarso menjabat Wakil Direktur Utama BRI pada 2015 – Oktober 2017. Kemudian dilanjutkan kembali pada Januari – Agustus 2019.

Sebelum kembali ke BRI, Sunarso sempat dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama Pegadaian. Meski singkat, melalui tangan dinginnya, Sunarso berhasil menjadi penggagas dan penggerak utama transformasi di Pegadaian.

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2O23, BRI Terus Berikan Kualitas Layanan Terbaik

CHANEL7.TV, JAKARTA Penghargaan tertinggi kepada konsumen menjadi hal penting pada setiap proses bisnis. Tak ketinggalan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI pun memaknai Hari Pelanggan Nasional 2023 dengan terus berkomitmen memberikan kemudahan dan layanan terbaik kepada nasabah. Seperti diketahui, Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang dirayakan setiap tanggal 4 September merupakan momen penting, terutama untuk konsumen atau nasabah.

Memperingati HPN 2023, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa BRI akan selalu memberikan berbagai jasa dan layanan perbankan yang terbaik kepada nasabah. “Kami menyadari bahwa kesetiaan nasabah adalah faktor penting bagi BRI. Maka, kami terus berinovasi untuk terus memberikan kualitas layanan yang melebihi harapan nasabah,” ujarnya.

Menurutnya, kesetiaan nasabah adalah faktor penting sehingga layanan keuangan yang semakin mudah, cepat, akurat, aman, dan terintegrasi menjadi concern utama BRI. Terutama di era saat ini, perubahan preferensi nasabah telah dipermudah dengan platform digital seperti BRImo sebagai Super Apps dan pengembangan virtual assistant yang berbasis Articial Intelligence (AI).

“Loyalitas nasabah menjadi pemacu bagi BRI untuk selalu memberikan yang terbaik. BRI juga berkomitmen untuk memberikan digital experience terbaik yang didukung dengan pengembangan AI”, tambahnya. Di momen HPN ini, Sunarso juga mengucapkan terima kasih kepada nasabah telah setia bersama BRI selama ini.

Kepercayaan nasabah terhadap layanan BRI salah satunya ditunjukkan dari jumlah pengguna Super Apps BRImo yang kini telah mencapai 27,8 users atau tumbuh 50,5% year-on-year (YOY). Selain itu, BRI terus berupaya memperkuat fitur andalan dengan menambah fitur baru yang makin memberi kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Hingga Juni 2023 atau dalam 6 bulan, jumlah transaksi di BRImo telah mencapai 1,3 miliar (89,6% YoY) dengan nilai volume transaksi telah menyentuh Rp1.895 triliun (76,2% YoY).

Dengan lebih dari 100 fitur yang disematkan pada BRImo semakin memberikan kemudahan dan mampu menjawab kebutuhan transaksi nasabah. Alhasil, saat ini Super Apps BRImo menjadi aplikasi mobile banking dengan rating terbaik dibandingkan aplikasi mobile banking perbankan lainnya di Indonesia.

Selain melengkapi fitur bertransaksi dalam BRImo, BRI juga selalu bersinergi dengan regulator terkait dalam menerapkan perlindungan konsumen. BRI juga terus meningkatkan literasi dalam perlindungan data konsumen. Guna memberikan perlindungan bagi nasabah, BRI telah menyiapkan berbagai langkah strategis dengan program-program edukasi melalui media digital secara berkala hingga menyediakan akses pengaduan nasabah di BRImo yang memudahkan penyampaian keluhan secara langsung saat itu tanpa datang ke kantor cabang dan tanpa mengeluarkan biaya pulsa telepon.

“Dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan zaman, BRI akan terus memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada masyarakat Indonesia, khususnya untuk mempermudah masyarakat dalam aktivitas financial,” ujar Sunarso.

Untuk memeriahkan HPN 2023, BRI pun menawarkan sejumlah promo menawan yang berlangsung hingga akhir tahun 2023, seperti diskon hingga 50% dan cashback hingga Rp500 ribu untuk pembelanjaan di e-commerce Blibli, Bukalapak, Dinomarket.com, Hartono, ROCCASPACE, dan Tokopedia. Bagi pelanggan yang berbelanja groceries, dapat memanfaatkan diskon hingga 10% dan voucer hingga Rp150.000 di Papaya, Astro, Alfamidi, Total, dan Naga Pasar Swalayan, serta penawaran menarik lainnya, yakni diskon hingga Rp700.000 dan cashback hingga 25% untuk transaksi via BRImo di XXI, Kinokuniya, dan pembelian tiket Garuda Indonesia.

Adapun periode program yang dapat dimanfaatkan hingga akhir Januari 2024, terdapat promo potongan harga hingga 30% pada pembelian food & beverage di merchant Hokben, Marugame Udon, Yoshinoya, Common Grounds, dll. Untuk informasi promo selengkapnya, dapat diakses di bbri.id/PromoHPNBRI2023 .

Perkuat Implementasi ESG Lewat BRImo FSTVL, Nasabah Tanam Pohon Setiap Pembukaan Rekening BritAma

CHANEL7.TV, JAKARTA – Kelestarian lingkungan menjadi salah satu permasalahan di perkotaan yang harus dihadapi dan dihadirkan solusinya. Salah satunya solusinya adalah implementasi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Salah satu yang secara konsisten mengimplementasi ESG tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Diantaranya melalui BRImo FSTVL 2023 yang telah berlangsung sejak 1 Agustus dan berakhir 31 Desember 2023 mendatang. Beragam hadiah menarik yang erat dengan konsep kelestarian lingkungan ditawarkan kepada nasabah di program ini. Nasabah berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa mobil listrik yang ramah lingkungan. Namun tak sampai di sana, melalui kegiatan ini nasabah juga bisa berdonasi menanam satu pohon untuk kelestarian lingkungan.

Gerakan itu ditandai lewat kerja sama BRI dengan Yayasan Benih Baik dalam bentuk program “BritAma Tanam Kebaikan” pada agenda BRImo FSTVL Experizone di Fashion Atrium Kota Kasablanca, Sabtu 2 September 2023. Adapun cara berdonasinya yakni hanya dengan melakukan pembukaan rekening Tabungan BRI BritAma melalui Super Apps BRImo.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan bahwa melalui program ini sejalan dengan misi BRImo FSTVL yang membawa kebaikan dan kebahagiaan untuk bumi dengan menghadirkan hadiah yang ramah lingkungan. “Di samping itu harapan kami kegiatan menanam pohon yang bekerja sama dengan benih baik ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk mengurangi emisi karbon yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dari kegiatan industri, sistem transportasi dan pembangkit listrik”, ujar Andrijanto.

Untuk memeriahkan acara tersebut, tak hanya BRImo FSTVL Experizone, namun ada juga hiburan musik yang dimeriahkan artis ternama seperti Ziva Magnolia dan RAN , serta talkshow menarik. Masyarakat juga dapat mencoba beberapa experience activity seperti games pertualangan BRImo yang terdiri dari beberapa games interactive, discount belanja di merchant dengan mengunakan Kartu Debit BRI, Kartu Kredit BRI dan QRIS BRI, serta mencoba aktivasi BRIpoin yang dapat ditukarkan dengan berbagai macam hadiah seperti voucher belanja serta kupon undian berhadiah untuk memenangkan mobil listrik keren. Selain itu masyarakat juga dapat membuka Tabungan BRI BritAma untuk ikut serta gerakan penanaman pohon di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, program BRImo FSTVL menghadirkan hadiah utama berupa 5 unit Mini Cooper Electric dan 10 unit MG 4 EV Ignite sebagai implementasi prinsip ESG yang mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan atau dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDGs). “BRI tentu menyadari langkah menjaga kelestarian bumi perlu dijalankan sejak sekarang. Kami melihat bahwa penggunaan energi ramah lingkungan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, sosial dan ekonomi,” terang Andrijanto.

Lantas bagaimana cara untuk bisa dapatkan beragam hadiah dari BRImo FSTVL? Pertama, nasabah hanya perlu memperbanyak transaksi via BRImo, meningkatkan saldo Tabungan dan Giro, transaksi pembayaran menggunakan kartu debit maupun kartu kredit BRI serta aktivasi BRIPoin untuk mengumpulkan poin. Kedua, setelah poin terkumpul, nasabah dapat melakukan penukaran poin pada BRIPoin di BRImo. Poin yang sudah dikumpulkan dapat ditukarkan dengan berbagai voucher dan kupon undian. Kupon undian selanjutnya akan diundi setelah periode program berakhir. Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi nasabah untuk mengikuti undian BRImo FSTVL sebagai berikut:

  1. Berlaku untuk seluruh nasabah perorangan Tabungan BRI BritAma, Simpedes dan Giro.
  2. Nasabah tabungan memiliki rata-rata saldo minimal Rp10 juta dan nasabah Giro minimal Rp100 juta selama periode program
  3. Telah aktivasi BRIpoin dan menukarkan menjadi kupon undian

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program BRImo FSTVL yang berlangsung 01 Agustus s.d 31 Desember 2023, nasabah dapat mengunjungi laman Instagram BRI @bankbri_id atau melalui website resmi perusahaan di bri.co.id.

WNA Asal Malaysia diderpotasi Imigrasi Karawang setelah diketahui Pengedar Narkoba

CHANEL7.TV, KARAWANG – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang melakukan pemulangan paksa (deportasi) terhadap salah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial LCF yang terduga pengedar Narkoba. Deportasi dilakukan melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat (01/09).

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Arief Adi Prayogo mengatakan, sebelum dideportasi LCF terlebih dahulu menjalani hukuman tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang.

“Setelah masa hukumannya selesai, yang bersangkutan kemudian diserahkan oleh pihak lapas untuk selanjutnya dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arief menambahkan, untuk memberi efek jera terhadap pelaku, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang juga memberikan TAK lainnya, yaitu berupa penangkalan.

“Sehingga, yang bersangkutan tidak dapat memasuki Wilayah Indonesia untuk jangka waktu tertentu,” jelasnya.

Untuk mencegah kembali terjadinya hal tersebut, Arief mengimbau kepada masyarakat untuk tidak permisif apabila terdapat WNA yang diduga melanggar aturan hukum yang berlaku dan berada di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami juga berharap kepada seluruh masyarakat agar dapat berpartisipasi aktif untuk melaporkan jika terdapat WNA yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka,” pungkasnya.

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe