Minggu, Agustus 2, 2026
Beranda blog Halaman 111

DARMAN SIHAAN MENUJU DPD RI. Persiapan Darman Sihaan Sebagai calon DPD RI Wilayah Prov. DKI Jakarta

CHANEL7.TV, JAKARTA PUSAT – Wawancara Khusus Tim Chanel 7 dengan Calon DPD RI Wilayah Provinsi DKI Jakarta, Darman Siahan di Cafe Family, Sipirnitonda yang berada di Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat Pada pada Jum’at, 24 Maret 2024.

Berikut Wawancara kami dengan beliau

 

Paguyuban Marguna Sauna Terbentuk, Untuk Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

CHANEL7.TV, JAKARTA PUSAT – Komunitas Marguna Sauna berkumpul di salah satu Cafe Family, Sipirnitondi di Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat Pada tanggal 24 Maret 2023.

Mereka hadir dari berbagai macam profesi dan tokoh masyarakat untuk menyatukan persepsi membentuk komunitas Marguna Sauna sekaligus membentuk susunan kepengurusan. Antara Lain,

  • Ketua, Salmon Pangaribuan,
  • Sekretaris, Hermanto Sihaan,
  • Bendahara, Mulyadi Saragih.

Berikut ini kita dengarkan penjelasan Ketua terpilih Marguna sauna.

Calon Legislatif menuju Parlemen

CHANEL7.TV, JAKARTA PUSAT – Wawancara Khusus Tim Chanel 7 dengan Calon Legislatif dari Partai Perindo, Pahalatua Sianturi di Cafe Family, Sipirnitonda yang berada di Kec. Cempaka Putih, Jakarta Pusat Pada pada Jum’at, 24 Maret 2024.

Berikut Wawancara kami dengan beliau

FajarPaper wujudkan Industri Ramah Lingkungan Terima First Welding Infrastruktur Pipa Gas Bumi dari PGN

CHANEL7.TV, BEKASI,  21 Maret 2023 – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia, menerima first welding pembangunan infrastruktur pipa gas bumi dari PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina. Pembangunan infrastruktur tersebut dibangun untuk keamanan suplai gas bumi serta penyediaan energi yang ramah lingkungan bagi lingkungan FajarPaper.

Kebutuhan gas bumi FajarPaper tercatat sebesar 11, 67 s.d 17,5 BBTUD dan menjadi salah satu perusahaan dengan penyerapan gas bumi terbesar di Bekasi dan menjadi pelanggan terbesar dari 240 industri di wilayah Bekasi yang total volume penyerapan gas bumi kurang lebih 71 BBTUD.

Sonny Rahmawan Abdi selaku General Manager Sales Operation Region II PGN (SOR II) menyampaikan, “FajarPaper membutuhkan kepastian pasokan untuk keberlanjutan operasional dan juga seiring dalam peningkatan produksi. Untuk itu kami upayakan dalam pemenuhan gas bumi untuk FajarPaper, baik untuk ad-hoc maupun long-term melalui pembangunan infrastruktur pipa menuju pabrik produksi FajarPaper.”

Sonny mengutarakan bahwa FajarPaper juga menjadi partner yang strategis bagi PGN memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang menghasilkan kertas berskala dunia dengan menggunakan proses yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, PGN juga ingin menyamakan visi dalam melaksanakan proses kontruksi pipa yang dibangun di area perusahaan FajarPaper dengan penuh tanggung jawab.

“Dengan volume kebutuhan gas yang cukup besar, proses komersialisasi sudah dilaksanakan dan hari ini first welding kontruksi pipa kurang lebih sepanjang 2 KM dengan diameter 12 inchi pun juga telah terlaksana, aspek safety juga akan kami jaga secara bertanggung jawab sampai saat gas in nanti. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan FajarPaper untuk menggunakan gas bumi dari PGN. Gas bumi mengalir 24 jam dalam 7 hari, akan diserap dan dimanfaatkan untuk menunjang produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.” tambah Sonny.

Lebinner Sinaga selaku Direktur Teknik & Pengembangan PT PGAS Solution sebagai anak perusahaan PGN menyampaikan, “Target kami adalah zero accident. Kami berupaya optimum agar pembangunan pipa di FajarPaper dapat berjalan on time, on budget, dan on quality. Espektasi waktu gas in diharapkan tidak terkendala.”

Yustinus Kusumah sebagai Direktur PT Fajar Surya Wisesa, Tbk. menyampaikan “Saat ini kita sudah memulai babak baru, relaksasi pandemic sudah dimulai dan pertumbuhan ekonomi mulai kembali berjalan. Kami berharap, penyediaan gas bumi melalui pipa PGN dapat memasok gas yang lebih stabil dan konsisten, sehingga hal tersebut dapat membantu proses produksi FajarPaper menjadi lebih baik lagi, baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri.”

Saat ini, 70% hasil dari produksi FajarPaper dikirim untuk konsumen dalam negeri dan permintaan kertas kemasan juga meningkat saat ini. Oleh karena itu, FajarPaper melakukan kemitraan dengan PGN dalam hal energi sebagai salah satu komponen dalam proses produksi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PGN. Semoga proses kontruksi dan target gas in dapat terealisasi dengan lancar. Semoga kerja sama ini juga memberikan benefit bagi kedua belah pihak, serta kedepannya pemakaian gas tidak hanya di Bekasi melainkan juga dapat diterapkan di Surabaya.” Tambah Yustinus.

FajarPaper memiliki infrastruktur untuk menunjang produksi seperti 2 Gas Turbin dan 1 steam turbin. Dengan pemanfaatan gas, diharapkan dapat semakin menuju ke arah environment friendly. Mengingat FajarPaper memproduksi kertas dengan bahan baku 100% daur ulang dengan tujuan untuk membantu pelestarian lingkungan, dan penggunaan sumber energi untuk menjadikan FajarPaper sebagai clean industry.

FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan. Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper telah berpartisipasi dalam berbagai program renovasi sekolah dan pemberian bantuan alat tulis dan beasiswa, dan juga bidang lainnya seperti sosial, pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot, dan juga program lainnya.

Polda Metro Jaya Menyita Ratusan Balpress Baju Bekas Dari Korea dan Amerika

CHANEL7.TV, JAKARTA – Subdit Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mengungkap kasus penyelundupan pakaian bekas impor asal Korea hingga Amerika. Sebanyak 535 balpres berisi pakaian bekas impor disita sebagai barang bukti.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis menyampaikan ratusan balpres ini disita dari enam titik lokasi di wilayah Jakarta, Depok dan Tangerang.

“Balpres ini ada yang dari Korea, China, Jepang, termasuk Amerika,” kata Auliansyah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/3/2023).

Auliansyah menerangkan satu orang berinisial JM (34) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Ia mengklaim penyidik masih terus melakukan pendalaman sehingga tak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru.

“Kami berpikir akan lakukan penindakan di skala besarnya,” katanya.

Dari hasil penyidikan, lanjut Auliansyah, keuntungan para pedagang barang bekas impor ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Beberapa dari pedagang bahkan ada yang mengaku telah menjalankan bisnis gelap ini sejak tahun 2018.

“Secara global nilai barang yang telah diperdagangkan oleh para pelaku ini lebih kurang 31 mikirin 760 juta. Ini yang berhasil kita amankan disini yang tadi sebanyak 535 balpres,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka JM kekinian telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Undang-Undang ITE dan Perdagangan dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Gibran Turun tangan terkait Kasus Pelecehan oleh Guru Taekondon

CHANEL7.TV, SURAKARTASeorang pelatih taekwondo di Kota Solo berinisial DS, diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap anak didiknya.

Pelaku kini sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polresta Solo.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan tegas akan mengawal khusus kasus ini. Karena korbannya masih anak-anak dibawah yang berusia 13 tahun.

“Pokoknya kasus ini akan saya kawal khusus. Saya dengan Pak Kapolresta sudah koordinasi terus, intinya warga silahkan lapor, korban silahkan lapor. Nanti semuanya tanggung jawab penuh saya,” terang Gibran, Jumat (24/3/2023).

Untuk korban, lanjut dia, pasti akan dilindungi. Pendampingan ke korban juga sudah dilakukan termasuk ke orang tua.

“Pasti kita lindungi. Nanti butuh psikolog atau apa, itu tugasku. Saya bertanggung jawab penuh,” kata putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

Gibran sendiri mengenal dengan sosok pelatih tersebut dan merasa kaget. Bahkan tidak ada kecurigaan apa-apa sejak awal.

“Kenal dan tidak ada kecurigaan, kayak orang biasa. Kaget,” lanjutnya.

Gibran mengaku sudah menerima laporan ini sejak satu minggu lalu. Sudah ditindaklanjuti oleh Pak Kapolresta, dari pemkot juga sudah masuk ke sana.

Baca Juga:Gemas dengan Hujatan Publik ke Gibran, Netizen Ini Sebut Pelakunya Kebanyakan dari Pendukung Anies Baswedan

“Laporan masuk dari minggu lalu. Saya tidak tahu korbannya berapa dan siapa saja, kemarin yang lapor itu usianya 13 tahun,” ungkap dia.

Pengalaman Develover Game akan Hadiah diberi Pajak, diberi Respon Ketus Oknum Bea Cukai

CHANEL7.TV, JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau Bea Cukai kembali menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Kasus Bea Cukai kini terkait unggahan perkataan kurang baik, yang diduga dilakukan oleh salah satu pegawai Bea Cukai bernama Widy Heriyanto saat merespons keluhan masyarakat.

Viralnya kasus Bea Cukai bermula dari kejadian ketika seorang game developer Indonesia, Kris Antoni menceritakan pengalamannya memenangkan sebuah penghargaan di San Francisco, Amerika Serikat.

Melalui akun Twitter pribadinya @kerissakti, dia bercerita mendapati penagihan pajak bea cukai sekitar Rp. 1 juta saat hendak mengirimkan piala hasil kemenangannya ke Indonesia.

“Ini juga kejadian sama gw. Waktu 2013 @togeproductions menang award Flash Game Summit di San Francisco, tapi karena kita ngha bisa pergi terima awardnya jadi pialanya dikirim ke Indonesia, sampai di Jakarta pialanya kena pajak becuk 1juta lebih,” tulis akun  @kerissakti, dikutip Jumat (24/3/2023).

“Mau protes cuma dibilang ‘barang yg di import mau beli atau gift gratis tetap kena pajak’. Gratis kena pajak tuh gimana? Karena orang awam ngga ngerti apa apa, kita iya iya aja. Selama 2011-2013 kita menang award 3 tahun berturut turut di Amrik. Ya bayangin aja pajaknya berapa,” katanya.

Unggahan Terpisah

Dalam unggahan terpisah, Kris Antoni juga menunjukkan sebuah sebuah video ketika dirinya menghadapi serangkaian pertanyaan dari petugas bea cukai ketika hendak membawa sebuah devkit. Dia menjelaskan bahwa, dirinya saat itu mendapat kesempatan membuat game untuk perusahaan game ternama, Nintendo Switch.

“Waktu itu satu satunya game dev Indonesia yang dapat Devkit. Alat khusus super rahasia. Sama becuk malah gw dianggap mau jualan. Dimintain SNI segala. Gw sampai masuk TV muka diblur kayak kriminal,” ungkap Kris.

“Ketemu nih videonya waktu devkitnya ditahan bea cukai dulu. Gw berasa kayak dikriminalisasi dan kayak dikasih pertanyaan2 yang menjebak. Jadi kalo kalian dikasih “barang bekas” di luar negeri untuk kerja, bakal lebih berat masalahnya di Indonesia. Coba kalian nilai sendiri aja deh…,” bebernya.

“Tanpa alat Devkit itu mungkin game Indonesia kayak A Space for the Unbound ngga bakal ada di console. Devkit itu teknologi proprietary yang tidak bisa direplikasi di Indonesia. Kalo Indonesia mau maju, tech kayak gini harus dipermudah aksesnya. Ini malah dihambat negara sendiri,” ujarnya.

Ini juga kejadian sama gw. Waktu 2013 @togeproductions menang award Flash Game Summit di San Francisco, tapi karena kita nga bsa pergi terima awardnya jadi pialanya dikirim ke Indonesia, sampai di Jakarta pialanya kena pajak becuk 1juta lebih.Mau protes…1/n https://t.co/xOt5bTGtHr

 

Respon Kurang Baik

Namun, alih-alih mendapat penjelasan baik dan profesional, akun @kerissakti mendapat respon ketus dari sebuah akun bernama @wada**** yang diduga merupakan pegawai bea cukai.

“Apakah seperti ini seharusnya seorang petugas @beacukaiRI @KemenkeuRI berprilaku? Saya harap arogansi semacam ini hanya “oknum” dan tidak dibiarkan merajalela,” tulis Kris Antoni dalam unggahannya, menunjukkan tangkapan layar respon pada Twitnya yang dibalas akun @wada****.

Saat dibuka, akun @wada**** telah dikunci akun private menyusul sejumlah komentar warganet di Twitter.

“Sebelum lo ngetwit, mending belajar dulu deh ketentuan impor itu gimana. Kalo sekarang kan jadinya lo bacot tapi minim literasi peraturan,” tulis akun @wada**** yang tercantum dalam tangkapan layar tersebut.

“2013 kejadian, sampai sekarang masa nggak pernah baca. Baca dulu dong, jangan cuma ngeluh tapi lo-nya juga nggak cari tahu. Nggak perlu jadi (pegawai) Bea Cukai buat ngasih paham ‘barang impor ya wajib bayar pajak impor’ dan jangan menggeneralisir case lo dengan bawa ‘WNI se-Indonesia komplain”, ujar akun tersebut.

Tak hanya itu, akun itu juga terlihat menuliskan kata kurang baik merespon warganet yang ikut menanggapi keluhan developer game.

Penjelasan Kapolres terkait Video Penutupan Patung Bunda Maria

CHANEL7.TV, KULON PROGO Sebuah video yang menggambarkan patung Bunda Maria ditutup terpal sempat viral dan menghebohkan dunia maya. Diketahui patung Bunda Maria yang ditutup terpal itu terletak di sebuah rumah doa di Padukuhan Degolan, Bumirejo, Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sempat beredar kabar penutupan patung tersebut buntut dari protes salah satu ormas. Namun, Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini membantah hal tersebut. Muharomah bahkan menyatakan akan menindak tegas jika ada ormas yang mengganggu keamanan di wilayah Kulon Progo.

“Kami telah mendapatkan perintah dari Bapak Kapolda bahwa tidak ada ormas yang mengganggu keamanan dan ketentraman bila ada ormas yang mengganggu keamanan kenyamanan ketentraman khususnya di wilayah Kulon Progo akan kami tindak,” kata Fajarini.

Menurut Fajarini rumah doa tersebut selesai dibangun belum lama yakni sekitar Desember 2022. Pihak keluarga, masih mengurus sosialisasi dengan masyarakat, pemerintah desa, serta FKUB. Untuk itu, katanya, pemilik rumah doa berinisiatif menutup patung Bunda Maria.

“Oleh karena itu dari pemilik yang domisili di Jakarta menyampaikan kepada adiknya di mana di rumah doa tersebut terdapat patung Bunda Maria, untuk sementara ditutup dengan terpal. Inisiatif untuk menutup adalah murni dari pemilik rumah doa,” katanya.

Sementara itu, Sutarno selaku wakil pemilik rumah doa mengatakan penutupan patung Bunda Maria di rumah doa dilakukan atas inisiatif kakaknya Yakobus Sugiarto.

“Saya menutup patung Bunda Maria di rumah doa ini atas inisiatif kakak saya Sugiarto yang membangun di situ. Belum selesai, masih untuk penyelesaian administrasi maka ditutup dalam jangka waktu sebulan,” kata Sutarno.

Sutarno memastikan tidak ada paksaan dari pihak mana pun untuk menutup patung Bunda Maria di rumah doa dengan terpal.

KPU Membuka Aksis Sipol Prima setelah mendengar Respon Bawaslu

CHANEL7.TV, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum atau KPU akan membuka lagi akses Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Partai Rakyat Adil Makmur atau Prima. Hal ini sebagai respons atas putusan Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu baru-baru ini.

“Kami akan mengadakan rapat teknis dengan Partai Prima. Kami berencana membuka akses sipol kembali, yang kemarin sempat ditutup karena tahapan verfifikasi partai politik telah selesai,” ujar Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik saat jumpa pers di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (24/3/2023).

PU nantinya akan menjelaskan ke Prima soal teknis pelaksanaan penyerahan persyaratan pendaftaran partai politik perbaikan. Sipol Idham pastikan akan dibuka hari ini juga.

Idham juga menyampaikan, KPU nantinya akan menanyakan soal berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh Prima untuk menyiapkan dokumen dalam rangka perbaikan. Prima kemudian akan melakukan perbaikan. “Jadi Partai Prima tinggal memperbaiki dokumen yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau belum memenuhi syarat (BMS) selama ini,” ungkap Idham.

Bawaslu memutuskan untuk mengulangi proses verifikasi administrasi pemilu Partai Prima. Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Sidang sekaligus ketua Bawaslu Rahmat Bagja, di Jakarta, Senin (20/3/2023). “Memutuskan menyatakan pelapor terbukti secara sah melakukan pelanggaran administrasif pemilu, dua memerintahkan kepada terlapor kepada partai Prima untuk menyampaikan persyaratan administrasi” ucap Rahmat.

Sekjen Partai Prima, Dominggus Oktavianus juga mengatakan akan mengkaji ulang verifikasi administrasi tersebut karena Bawaslu memberikan kesempatan untuk dapat mengulangi proses admintrasi dan akan didiskusikan dengan ketua dan jajaran partai Prima.

Pengurutan Kasus Tambang Emas Ilegal, 33 Tersangka dan 1 dari 5 Pemodal diamankan

CHANEL7.TV, PAPUA – Proses hukum kasus tambang emas ilegal di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, terus diusut.

Kini, 34 tersangka dalam kasus ini telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manokwari.

Sebab, berkas kasus tersebut telah dinyatakan lengkap dan memasuki tahap II atau P21.

Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polresta Manokwari, Ipda Abeg Guna Utama menjelaskan, terdapat 34 tersangka dalam kasus ini.

“Kasus tersebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan, terdiri dari tujuh berkas, dan lima laporan polisi,” kata Ipda Abeg Guna Utama saat menggelar pers rilis di Polresta Manokwari, Kamis (23/03/2023).

Adapun barang bukti yang ditahan berupa, exavator, mesin dompeng, genset, alkon, karpet dan selang tambang serta beberapa alat tambang lainnya.

Dari 34 tersangka tersebut, ucapnya, ada satu pemodal yang sudah ditahan oleh pihak kepolisian berinisial A.

Sementara, empat lainnya masih kabur sehingga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Pemodal berjumlah lima orang, satunya sudah ditahan, sisanya masih dalam tahap pencarian sampai saat ini,” ungkapnya.

Ia menyebut, untuk barang bukti emas tidak ditemukan.

Namun, aktivitas pertambangan yang dapat merusak lingkungan, sudah cukup dijadikan bukti oleh kepolisian untuk melakukan penangkapan.

Kendati begitu, ia mengakui sampai saat masih ada aktivitas penambangan kecil yang dilakukan oleh masyarakat.

“Tapi kita usahakan, kalaupun harus ditindak itu harus melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk pemilik hak ulayat,” pungkasnya.

Diketahui, lima pemodal dalam kasus tersebut berinisial, A, E, R, R dan RU.

Kelima pemodal tambang tersebut berasal dari luar wilayah Papua. (*)

RECOMMENDED NEWS

POPULAR

Subscribe