
CHANEL7.TV, JAKARTA – Pantas Nainggolan SH MM berharap masyarakat menjadi pelopor dan mendukung untuk menunjang kualitas lingkungan hidup menjadi lebih baik.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengemukakan hal tersebut di depan warga RW 010 Kampung Sumur , Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin ( 20/3) petang dalam kegiatan ‘ Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah ‘ .
” Lingkungan hidup yang bersih dan menjadi budaya merupakan kerinduan bagi anak dan cucu di masa mendatang. Ciptakan ruang – ruang lingkungan hidup mulai dari sekarang sehingga menjadi budaya, ” tegasnya yang disambut tepuk tangan warga yang sebagian besar kaum emak-emak , Ketua RW 010 Munzir dan 12 Ketua RT setempat.
Komisi D DPRD DKI Jakarta yang membidangi antara lain kebersihan atau lingkungan hidup menurut Pantas Nainggolan dari partai PDIP ini , penanganan lingkungan hidup akan menjadi ancaman serius bagi Jakarta jika tidak dikelola secara baik dari sekarang.
Produksi sampah saat ini sudah mencapai 7.800 sampai 8.000 ton setiap harinya. Itu berarti ada 800 truk sampah yang mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi kalau diperkirakan sekali angkut truk muat 1 ton sampah.
Persoalan sampah sudah menjadi urusan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemda Bekasi. Karena belum tentu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sanggup .
Pantas memberi contoh budaya lingkungan hidup ditunjukan warga negara Jepang saat menonton piala dunia. Lingkungan stadion tetap bersih bahkan jauh lebih bersih.
Sementara itu nara sumber Lingkungan Hidup Galih Setya S.Kom MMSI dari produksi sampah DKI Jakarta yang berjumlah 8.000 ton diantaranya sebanyak 60 persen merupakan sampah rumah tangga. Sedangkan sekitar 2000 ton adalah sampah kering.
Nantinya akan dibangun 4 pengelolaan sampah dengan biaya sebesar Rp.4 Triliun sebagai fasilitas pengelolaan sampah antara atau Intermediate Treatment Facility (ITF). ITF berfungsi mengolah sampah agar volume yang dibuang ke TPA menjadi berkurang.
















