
CHANEL7.TV, JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono memiliki transaksi yang bernilai jumbo. Menanggapi hal itu, Andhi tidak mau banyak berkomentar.
Ditemui usai klarifikasi LHKPN dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Andhi mengatakan sudah klarifikasi semuanya dengan tim Direktorat LHKPN. Ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut soal laporan transaksi yang dikeluarkan oleh PPATK tersebut.
“Semuanya sudah saya klarifikasi dengan KPK di dalam, untuk lebih detailnya silakan bertanya langsung kepada KPK,” kata Andhi usai menjalani klarifikasi pada Selasa 14 Maret 2023.
Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana pernah menyebut adanya transaksi dalam jumlah besar yang dilakukan oleh Andhi Pramono. Bahkan, ia mengatakan transaksi yang dilakukan oleh Andhi Pramono tersebut bisa dibandingkan dengan milik Rafael Alun Trisambodo.
“Seperti bus AKAP, saling salip,” kata Ivan melalui pesan tertulis pada 10 Maret 2023 lalu.
Pemeriksaan selama tujuh jam Andhi Pramono sendiri menjalani pemeriksaan LHKPN dengan KPK selama tujuh jam. Ia mengatakan semua isu dan praduga yang beredar di masyarakat telah diklasifikasikan dengan tim KPK. Meski begitu, Andhi enggan menjelaskan substansi pemeriksaan LHKPN tersebut.















