
CHANEL7.TV, JAKARTA – Hari ini Partai Nasional Demokrat (NasDem), PDI Perjuangan (PDIP), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mendaftarkan para bacalegnya ke KPU DKI Jakarta, Kamis (11/5/2023).
“Bersama ini disampaikan informasi rencana kedatangan partai politik peserta Pemilu 2024 ke Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta untuk Pengajuan Bakal Calon Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dan Pendaftaran Bakal Calon Anggota DPD-RI Dapil DKI Jakarta,” ucap Kabag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Parhumas KPU DKI Jakarta, Binsar Siagian, Kamis (11/5/2023).
Berikut ini jadwal pendaftaran di KPU DKI Jakarta:
- Pukul 11.00 WIB : DPW Partai NasDem DKI Jakarta
- Pukul 13.00 WIB : DPD PDIP DKI Jakarta
- Pukul 14.00 WIB : DPW PPP DKI Jakarta
- Pukul 16.00 WB : Darman Saidi Siahaan
Pada pendaftaran bacaleg, mayoritas anggota dari Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta kembali maju menjadi bakal calon legislatif (caleg) di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Gembong Warsono, Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta mengatakan, pihaknya telah menyodorkan 106 nama bacaleg.
“Dari Fraksi PDIP, ada juga yang nggak maju (kembali), yang tidak maju itu kecil persentasenya,” ujar Gembong.
Meski demikian, Gembong enggan membocorkan figur yang tidak kembali maju sebagai bacaleg di DPRD DKI Jakarta dengan alasan hal itu merupakan hak dari yang bersangkutan dan pada waktunya akan disampaikan kepada publik.
Menurutnya, DPD sudah melakukan wawancara dan seleksi kepada kandidat bacaleg PDIP beberapa waktu lalu dan hasil seleksi itu kemudian disampaikan kepada DPP untuk diskrining kembali.
DPD dan DPP sudah dua kali melakukan pembahasan kepada para bacaleg tersebut. Pembahasan pertama diikuti oleh Ketua Bidang Keanggotan dan Organisasi DPP PDIP Sukur Nababan; Ketua Bidang Kehormatan Partai DPP PDIP Komarudin Watubun; dan Wakil Sekjen DPP PDIP Eriko Sotarduga.
Sementara pembahasan kedua pada Sabtu (29/4/2023) lalu, dipimpin oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Pembahasan itu, lanjut Gembong, dilakukan secara satu per satu kepada masing-masing bacaleg.
“Misalnya saya, Gembong tingkat ketokohannya bagaimana? Lalu target suara misalnya 20.000, ditanya bagaimana cara mendapatkan suara tersebut? Jadi ditanya Pak Sekjen karena dia harus mendapatkan gambaran (strategi) bacaleg itu,” lanjutnya.
















