banner

CHANEL7.TV, BANJARBARU – Kasus pembuangan bayi yang marak terjadi di Kota Banjarbaru memantik keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali dari jajaran legislatif di DPRD Kota Banjarbaru.

Ketua Komisi I, DPRD Banjarbaru, Takyin Baskoro merasa sangat sangat prihatin dengan kejadian yang sudah berulang kali terjadi di wilayah Kota Banjarbaru.

Pasalnya, dalam enam bulan terakhir, sudah terjadi empat kali. Politisi Partai Nasdem itu lantas meminta pihak kepolisian agar bisa mengusut kasus-kasus tersebut secara tuntas.

“Kami ingin aparat hukum terus mengusut kejadian yang beruntun ini secara tuntas, proses hukum harus ditegakkan,” tegasnya saat ditemui Radar Banjarmasin di Ruang Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (27/04) siang.

Pasalnya ujar Baskoro, dari empat kasus pembuangan bayi, baru satu yang terungkap pelakunya.

“Saya memohon dengan sangat agar kasus ini bisa diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di negara kita,” tukasnya.

Selain memberi efek jera kepada pelaku pembuang bayi, hal itu dilakukan juga menjadi peringatan bagi orang-orang yang memiliki niat ingin melakukan tindakan tercela itu bisa berpikir dua kali.

“Pada intinya kami tidak ingin lagi ada kasus seperti ini terjadi di Kota Banjarbaru,” harapnya.

Disamping itu, ia juga meminta agar hal ini juga jadi perhatian bagi jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru. Ia menginginkan seluruh SKPD harus bergerak dalam menyikapi fenomena pembuangan bayi ini.

“Pemko melalui SKPD terkait harus lebih intensif lagi melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap aktivitas para remaja di Banjarbaru,” pintanya.

Menurut Baskoro pengawasan Pemko terhadap aktivitas indekos, tempat-tempat hiburan maupun taman di wilayah Banjarbaru patut ditingkatkan.

Pasalnya, tempat-tempat tersebut disebutnya disinyalir berpotensi menjadi lokasi para remaja melakukan hal-hal yang tidak terpuji.

“Tempat-tempat yang saya sebutkan itu hanya salah satu contoh saja, karena biasanya perbuatan yang melanggar norma sosial dilakukan disana,”

Sehingga menurutnya wajar jika pihaknya meminta agar pengawasan di tempat-tempat tersebut patut ditingkatkan.

“Satpol-PP harus lebih mengawasi tempat-tempat tadi. Hal ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak mereka yang ingin berbuat tindakan melanggar norma,” ujarnya.

Tujuannya tidak lain agar martabat dari Kota Banjarbaru sebagai Kota yang aman, tentram dan agamis bisa terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here