
CHANEL7.TV, ASAHAN – Dana BOS digerogoti, tidak sesuai dengan peruntukannya. Tiap sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Asahan dipungut biaya untuk pengadaan gambar Presiden dan Wakil Presiden ditambah gambar Burung Garuda Pancasila dengan harga keseluruhan sebesar Rp300 ribu.
Sejumlah vendor pengadaan mengeluh karena pekerjaan sudah tuntas namun Dinas Pendidikan sampai menjelang akhir tahun belum juga membayarkan. Menurut informasi yang diperoleh tim awak CHANEL7.TV di lapangan, bahwa sekolah sudah menyetorkan uang tersebut kepada oknum Dinas Pendidikan.
Vendor minta pertanggungjawaban pihak dinas agar segera melakukan pembayaran sesuai jumlah orderan gambar yang sudah mereka salurkan. Rudi Manurung, salah satu vendor yang dirugikan, sangat menyayangkan kinerja dari Dinas Pendidikan. Sudah menjelang akhir tahun namun tidak ada tanda-tanda pembayaran.
“Kalau tidak segera dieksekusi saya akan melaporkan kepada aparat penegak hukum,” sahutnya. “Kenapa mereka menyuruh kami bekerja namun tidak bertanggung jawab. Kasihan kami pengusaha kecil seakan dipermainkan,” terangnya lagi.
Ketika redaksi CHANEL7.TV melakukan hubungan telepon, tidak satupun mereka yang mau memberikan statemen.
Bobo
Kontributor CHANEL7.TV Asahan















