
CHANEL7. TV , Muara Teweh – Pangkalan LPG 3 KG. ESA BERSINAR di JL BERINGIN RT. 21 Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah Kebupaten Barito Utara, kepunyan Salah satu DPRD Barito Utara, Hj. HENNY ROSGIATY RUSLI, S.P. MM. Sebagai Wakil Ketua II. dari Partai PDIP Perjuangan Sekaligus Pangkalan ESA BERSINAR di halaman Rumah peribadi DPRD Barito Utara, hari Minggu 26/1/2025,(Kalteng)
Sangat disayangkan seorang DPRD barito Utara, kami Ramli sudah menghubungi, namun tidak mendapatkan jawaban, begini lah kalau menurut mereka telpon masyarakat apa lagi yang nelpon wartawan Barito Utara, konfirmasi mungkin tidak penting dan kecil,

Yang kami sangat menyayangkan seorang DPRD Barito Utara, Kurangnya kepedulian atau telpon berulang ulang di abai kan, Kami adik Sahrul, kita suruh membeli LPJ tabung Gas 3kg adik kami bawa KTP saya bersetatus KTP LAHEI, tapi kita merasa kurang lebih 2 tahun perdumisili ketua RT pun tau, sewaktu pemilihan ketua RT pun kita ikut memilih, di JL KELADAN, RT 03 kelurahan Lanjas, wajar kan saya suruh adik kami ikut antri di kuruman orang banyak, setelah sampai geliran pengambilan, adik kami menyerah KTP, sepertinya tidak ada solosi walaupun cuma 1 tabung, dan bukan pelansir Tabung Gas
Sebenarnya masalah ini kecil dan biasa, harga tabung gas yang bersupsudi oleh pemerintah 25 ribu rupiah, tapi karena tadinya tidak dapat maka adik saya suruh beli di warung harga sudah mencapai 46 ribu Rp, kalau kita tidak di sampakan melaluwi media, masalah ini selalu di abaikan oleh orang orang kaya,
yang sebenarnya kami WA DPRD Hj. HENNY ROSGIATY RUSLI, agar bisa menyampaikan ke orang Lapangan bisa memberi solosi yang tentunya sesuai masa masa pilek DPRD 2024 masa masa kempanye katanya membantu warga masyarakat yang dalam kesusahan, apalagi kita tidak minta melainkan beli sama seperti orang orang yang antri, saya atas nama Ramli memohon ke pemerintah Daerah Kebupaten Barito Utara, atau ketua DPRD Hj, Mery Rukaini
Anggota DPRD Barito Utara, DR. H. Tajeri, SE, SH, MM, MH berpendapat dan bingung terkait Agen LPG 3 Kg ada 4 di Barito, juga pangkalan banyak.
“Apakah masyarakat miskin Barito utara bertambah, sehingga LPG 3 Kg selalu kurang. Kita tahu bahwa LPG 3 Kg peruntukan orang tidak mampu, atau masyarakat yang mampu juga ikut membeli LPG 3 Kg. Saya selaku wakil rakyat sudah pernah meminta kepada pihak berwajib untuk menertibkan sesuai peraturan perundangan yang berlaku, tapi sampai sekarang belum bisa ditertibkan, inilah fakta lapangan, semoga bisa segera ditertibkan sesuai HET yang ditetapkan Pemda yaitu Rp 25.000,-/ tabung LPG 3 Kg. Kasihan masyarakat yang seharusnya menikmati subsidi dari pemerintah. ” Ujar DR. H. TAjeri kepada Media.
Kasus yang model ini bisa di perhatikan sesuai Visi Misi Indonesia Emas 2025 masyarakat perlu di perhatikan,
Reporter : Ramli (Kalimantan Tengah)












